KKP Genjot Rumput Laut Indonesia Kuasai Pasar Global

    Suci Sedya Utami - 16 Juni 2021 22:34 WIB
    KKP Genjot Rumput Laut Indonesia Kuasai Pasar Global
    Ilustrasi rumput laut - - Foto: Antara/ Nyoman Budiana



    Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meyakini Indonesia bisa menjadi pemain utama dalam industri rumput laut dunia. Hal ini seiring proyeksi permintaan rumput laut negara-negara Asia Pasifik sebagai pasar terbesar mencapai USD23,04 miliar di 2027.

    Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Artati Widiarti mengatakan lonjakan permintaan rumput laut terjadi karena meningkatnya permintaan untuk industri pangan, pakan, obat-obatan, dan kosmetik.

     



    "Pasar menurut Fortune Business Insights akan terus tumbuh dengan meningkatnya permintaan dan produksi dari negara-negara seperti Tiongkok, Korea Selatan, India dan Jepang, termasuk Indonesia untuk bahan pangan, kosmetik, farmasi, bahan perekat dan gel," kata Artati dalam keterangan resmi, Rabu, 16 Juni 2021.

    Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP Machmud menyebutkan pemanfaatan rumput laut untuk konsumsi manusia menyumbang lebih dari 77 persen dari keseluruhan pangsa pasar global. Kebutuhan ini diproyeksikan meningkat di masa mendatang karena perubahan lifestyle kebiasaan makan yang sehat, dan meningkatnya populasi penduduk.


    Khusus untuk pasar Amerika Serikat, Machmud menyebut nilai industri rumput laut sebesar USD311,4 juta pada 2019. Jumlah ini diperkirakan berkembang pesat dengan meningkatnya pemanfaatan untuk industri farmasi.

    Selain itu, kebutuhan rumput laut merah pada 2020-2027 diprediksi akan tumbuh 9,2 persen dengan  produk utama semi-olahan dan olahan, khususnya karaginan. "Permintaan pasar rumput laut di AS didominasi oleh jenis merah, diikuti oleh cokelat dan hijau," ujar Machmud.

    Rumput laut merupakan salah satu sumber daya hayati yang sangat melimpah di perairan Indonesia. Bahkan jumlahnya mencapai 8,6 persen dari total biota di laut. Luas wilayah habitat rumput laut di Indonesia mencapai 1,2 juta hektare atau terbesar di dunia.

    Peneliti dari Pusat Penelitian Oseanografi LIPI yang menyebutkan  saat ini Indonesia memiliki kekayaan makroalga  sebanyak 89 suku (familia), 268 marga (genus)  dan 911 jenis (species).


    Dari sekian jenis, rumput laut dari kelas alga merah (Rhodophyta) menempati urutan terbanyak dari jumlah jenis yang tumbuh di perairan laut Indonesia yaitu sekitar 564 jenis, disusul alga hijau (Chlorophyta) sekitar 201 jenis dan alga cokelat (Ochrophyta) sekitar 146.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id