Era Digitalisasi Bisa Jadi Keuntungan bagi UMKM

    Annisa ayu artanti - 14 Juni 2021 13:51 WIB
    Era Digitalisasi Bisa Jadi Keuntungan bagi UMKM
    UMKM. Foto : MI/Adam.



    Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi menilai era distribusi pemesanan sarana secara elektronik atau digital bisa menjadi keuntungan serta membuka terobosan bagi UMKM Indonesia untuk bisa melakukan perluasan ekspor. Pasalnya, di era ini pelaku-pelaku usaha lebih dilatih untuk lebih kreatif dan inovatif untuk menjadi pelaku usaha yang lebih tangguh.
     
    "Sebenarnya pemesanan sarana elektronik ini sesuatu yang tidak bisa dielakkan. Jadi disrupsi ini seharusnya membawa keuntungan-keuntungan, terobosan-terobosan baru," kata Lutfi dalam diskusi virtual, Senin, 14 Juni 2021.

    Hanya saja, Lutfi mengatakan perlu beberapa tahapan yang dilakukan dan dibenahi agar menciptakan UMKM pengekspor menjadi lebih tangguh.

     



    Apalagi, menurutnya, saat ini sektor UMKM pengekspor masih merupakan sektor usaha yang ringkih. Mayoritas pelaku usaha yang melakukan ekspor saat ini merupakan pelaku-pelaku usaha besar.

    "Jumlahnya masih timpang. Artinya apa? Artinya UKM untuk ekspor kita itu adalah usaha yang masih ringkih. Nah untuk itu tugas saya sebagai wasit dalam perdagangan menjaga mereka. Kenapa? kalau ini belum kuat mereka disamber, habis oleh yang besar," ujarnya.

    Lutfi menyebutkan beberapa pembenahan yang dilakukan adalah mempermudah pelaku UKM informal memperoleh izin agar menjadi pelaku usaha formal. Dengan begitu, para pelaku UKM dapat meminjam permodalan untuk melakukan perluasan usaha.

    Lalu kedua, pemerintah akan melakukan pembenahan kebijakan supaya UKM dapat bersaing secara adil. Ia mengungkapkan, bersama Menteri UMKM dan Koperasi ini Teten Masduki tengah menyusun aturan supaya UKM bisa bersaing.

    "Saya akan perbaiki aturannya supaya perdagangan yang kita kerjakan ini tidak ada kecurangan-kecurangan. Kita tidak bisa bersaing dengan situasi yang tidak seimbang," ujarnya.

    Lalu ketiga, lanjut Lutfi, pemerintah juga akan berusaha menciptakan perdagangan yang bermanfaat.

    "Perdagangan ini musti menjadi perdagangan yang bermanfaat, dan yang paling penting juga karena perdagangan musti yang bermanfaat artinya musti fair. Tidak hanya free trade tapi fair trade. Perdagangan yang adil ini sedang kita atur nanti kita bicarakan detailnya," pungkasnya. 


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id