Kementan Bangun Irigasi Perpompaan, Produktivitas Petani Rejang Lebong Melonjak

    M Studio - 06 Juni 2021 19:40 WIB
    Kementan Bangun Irigasi Perpompaan, Produktivitas Petani Rejang Lebong Melonjak
    Kementan membangun irigasi perpompaan untuk Kelompok Tani Sumber Rezeki di Desa Durian Mas, Kecamatan Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu (Foto:Dok.Kementan)



    Rejang Lebong: Kementerian Pertanian (Kementan) memperbaiki saluran air untuk areal pertanian. Kali ini, Kementan membangun irigasi perpompaan untuk Kelompok Tani Sumber Rezeki di Desa Durian Mas, Kecamatan Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. 

    Kementan menyebutkan kehadiran irigasi perpompaan membantu mendongkrak tingkat produktivitas petani hampir dua kali lipat.

     



    Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menjelaskan air merupakan kebutuhan pokok bagi sektor pertanian. Tanpa air mustahil sektor pertanian akan berkembang dengan baik. Untuk mengatur dan menyalurkan air ke areal tanaman pangan dengan baik, salah satunya dilakukan melalui irigasi perpompaan. 

    "Pertanian tak boleh terganggu dalam situasi apapun. Air itu salah satu kebutuhan mutlak pertanian. Untuk itu harus diatur dengan baik. Irigasi perpompaan ini salah satu upaya mengatur pasokan air agar berjalan dengan baik," kata Mentan Syahrul, melalui siaran pers, Minggu, 6 Juni 2021.

    Selain itu, irigasi perpompaan merupakan program pengaturan air pertanian. "Irigasi perpompaan ini bagian dari water management. Melalui irigasi perpompaan kebutuhan air untuk lahan sawah petani dijamin sepenuhnya," tutur Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil.

    Dengan kata lain, Ali menyebut jika irigasi perpompaan diprogramkan untik memastikan pasokan air selalu tersedia untuk mendukung produksi pertanian. Ia berharap masyarakat sekitar bisa menjaga dan memaksimalkan fungsi irigasi perpompaan. "Sehingga bukan hanya produktivitas yang meningkat, tetapi juga pendapatan para petani," katanya.

    Sementara itu, Direktur Irigasi Dirjen PSP Kementan Rahmanto mengatakan irigasi perpompaan untuk memanfaatkan sumber air permukaan sebagai suplesi air irigasi dengan menggunakan pompa. 

    Kelompok Tani Sumber Rezeki yang mendapatkan program ini membangun rumah pompa panjang 2,5 meter, lebar 1,4 meter, tinggi 2 meter, dan mengadakan pompa air berdiameter 4 inch dengan power 8.5 HP intake 180 liter per menit.

    "Untuk bak penampungan memiliki kedalaman 1,5 meter. Kami berharap irigasi perpompaan ini mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani," kata Rahmanto.

    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id