Top 5 Terpopuler Sepekan, Harga Bitcoin Terbang hingga Garuda Anti Pakai Suku Cadang KW

    Nia Deviyana - 14 Februari 2021 13:18 WIB
    Top 5 Terpopuler Sepekan, Harga Bitcoin Terbang hingga Garuda Anti Pakai Suku Cadang KW
    Ilustrasi. Foto: AFP



    Jakarta: Berita terpopuler dalam sepekan datang dari dalam negeri maupun global. Adapun berita terpopuler pertama datang dari Elon Musk yang memborong bitcoin sehingga nilai mata uang kripto ini mengalami lonjakan.

    Kemudian, ada Garuda Indonesia yang menyatakan tidak akan menggunakan suku cadang KW, disusul kebijakan pemerintah memberikan relaksasi Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor.




    Masih dalam suasana Imlek, beberapa tips dalam memanfaatkan angpau patut dicoba.

    Medcom.id merangkum lima berita yang menjadi topik populer dalam sepekan. Rangkuman ini sebagai referensi bagi pembaca yang memantau isu ekonomi terkini.

    1. Elon Musk Borong Mata Uang Digital, Bitcoin Langsung Terbang

    Bitcoin mengambil langkah besar lainnya setelah perusahaan kendaraan listrik miliarder Elon Musk, Tesla Inc, mengungkapkan telah membeli USD1,5 miliar mata uang kripto dan akan segera menerimanya sebagai bentuk pembayaran untuk mobil. Kondisi itu mengirimkan uang kripto melesat lebih tinggi.

    Baca berita selengkapnya di sini.

    2. Demi Keselamatan, Garuda Haramkan Pakai Suku Cadang Pesawat 'KW'

    Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menegaskan maskapai yang ia pimpin selalu mengedepankan aspek keselamatan. Dalam mengedapankan aspek tersebut, perseroan juga memastikan penggunaan suku cadang pesawat bukan yang kualitas kelas dua.

    Baca berita selengkapnya di sini.

    3. PPnBM untuk Mobil Dibebaskan Mulai Maret 2021

    Pemerintah berencana memberikan relaksasi Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor. Penyesuaian terhadap tarif PPnBM dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019 ini bertujuan untuk menggairahkan kembali industri otomotif dan meningkatkan investasi di sektor tersebut.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan usulan relaksasi PPnBM dapat meningkatkan purchasing power dari masyarakat dan memberikan jumpstart pada perekonomian. Dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi saat ini, relaksasi akan dilakukan secara bertahap.

    Baca berita selengkapnya di sini.

    4. Jangan Langsung Dihabiskan! Ini Tips Bijak Manfaatkan Angpau

    Angpau atau amplop merah berisi sejumlah uang sebagai hadiah menyambut Tahun Baru Imlek atau perayaan dalam tradisi masyarakat Tionghoa lainnya bisa dimanfaatkan secara bijak agar tak habis dalam waktu yang cepat. Hal itu juga penting guna merencanakan keuangan demi mencapai kemapanan finansial.

    Branding and Communication Strategist MiPOWER by Sequis Ivan Christian Winatha menyarankan seseorang melihat angpau sebagai dana tambahan untuk mencukupi kebutuhan saat ini atau cadangan masa depan, bukannya sebagai dana untuk dihambur-hamburkan.

    Baca berita selengkapnya di sini.

    5. Ada Insentif Potongan PPnBM Mobil, Pemerintah Perlu Perhatikan Ini

    Pemerintah berencana memberikan insentif fiskal berupa penurunan tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor. Insentif yang diberikan ini diharapkan mendorong konsumsi rumah tangga sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi.

    Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai pemerintah perlu memperhatikan beberapa hal jika tujuan kebijakan tersebut untuk mendongkrak  penjualan mobil. Pasalnya, mobilitas penduduk saat ini masih rendah sehingga prioritas belanja masyarakat bukan untuk membeli mobil baru.

    Baca berita selengkapnya di sini.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id