Menperin: Vaksinasi Kunci Pendorong Pertumbuhan Industri RI

    Husen Miftahudin - 14 Januari 2021 10:43 WIB
    Menperin: Vaksinasi Kunci Pendorong Pertumbuhan Industri RI
    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita - - Foto: dok Kemenperin
    Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan implementasi vaksin covid-19 menjadi kunci utama dalam upaya membangkitkan kinerja industri nasional. Pertumbuhan industri RI tahun ini juga didorong oleh penerapan Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

    "Dimulainya vaksinasi bisa menjadi kunci pendorong dalam pemulihan industri di Tanah Air. Langkah strategis ini juga dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional," ucap Agus dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 14 Januari 2021.

    Menurutnya program vaksinasi tersebut akan ditopang oleh serangkaian kebijakan yang telah berjalan sejak pertengahan tahun lalu. Agus menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen memacu kembali daya saing industri nasional melalui empat jurus jitu.

    Pertama, menjaga produktivitas industri selama pandemi melalui kebijakan pemberian Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI). Adapun, sebanyak 18.527 IOMKI telah diberikan kepada perusahaan industri untuk mampu melindungi pekerjaan bagi 5,16 juta orang tenaga kerja.

    Kedua, peningkatan kemampuan industri dalam negeri dalam mendukung penanganan covid-19, khususnya industri farmasi untuk penyediaan obat-obatan dan alat kesehatan. Ketiga, pengoptimalan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

    "Keempat adalah melanjutkan program substitusi impor 35 persen yang dilaksanakan secara simultan dengan peningkatan utilisasi produksi, mendorong pendalaman struktur industri, dan peningkatan investasi," tuturnya.

    Melalui berbagai program dan kebijakan tersebut, Agus optimistis industri manufaktur di tanah air akan tumbuh positif mendekati empat persen pada 2021. Sebelumnya, di kuartal III-2020, pertumbuhan industri manufaktur mengalami kontraksi 4,31 persen dan pada kuartal II-2020 juga terkontraksi 6,19 persen.

    "Industri manufaktur pada 2021 diperkirakan kembali pada titik positif. Seluruh sub sektor manufaktur akan kembali bergairah, dengan asumsi pandemi sudah bisa dikendalikan dan aktivitas ekonomi kembali pulih. Kami memproyeksikan pertumbuhan industri manufaktur pada 2021 akan tumbuh hampir empat persen," pungkas Agus.  


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id