Realisasi Pengadaan Beras Bulog Sulselbar di Atas 18 Ribu Ton

    Antara - 04 April 2021 08:51 WIB
    Realisasi Pengadaan Beras Bulog Sulselbar di Atas 18 Ribu Ton
    Beras. Foto : Medcom/Desi A.



    Makassar: Realisasi pengadaan beras/gabah Perum Bulog Sulselbar hingga Maret 2021 sudah di atas 18 ribu ton pada masa awal panen 2021.

    "Pengadaan beras/gabah itu sejak awal Maret dan akan berakhir Mei 2021 dari sejumlah sentra produksi beras di Sulsel dan Sulbar," kata Kepala Kantor Wilayah Bulog Sulselbar, Eko Prantono di Makassar dikutip dari Antara, Minggu, 4 April 2021.






    Pengadaan yang dilakukan secara bertahap itu, lanjut dia, karena adanya perbedaan masa panen di setiap daerah.

    Kendati demikian, Eko yakin pengadaan/penyerapan beras pada 2021 dapat melampaui target yakni 303 ribu ton setara beras dibandingkan capaian pengadaan pada 2020 yang hanya mencapai 275.588 ton setara beras.

    Pengadaan serapan beras/gabah itu, tetap melihat kualitas dari produksi petani sesuai dengan ketentuan pemerintah.

    Sedang terkait harga dan kualitas pengadaan gabah/beras oleh Perum Bulog Sulselbar tetap mengacu pada Ketentuan Permendag Nomor 24 Tahun 2020. Dalam hal ini harga Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp 4.250 per kilogram (Kg) dengan komponen kualitas hampa kotoran maksimal 10 persen dan kadar air maksimal 25 persen.

    Adapun untuk Gabah Kering Giling (GKG) dengan harga Rp. 5.300 per Kg dengan komponen kualitas hampa kotoran maksimal 3 persen dan kadar air maksimal 14 persen. Untuk beras harga Rp 8.300 per Kg dengan komponen kualitas menir maksimal 2 persen, butir patah maksimal 20 persen, dan kadar air maksimal 14 persen.

    Sementara itu, Ketua kelompok Tani Toddopuli di Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sulsel M Wahid mengatakan, pada musim panen yang pertama 2021, sebagian besar petani sudah panen.

    "Namun yang agak belakangan panen, padinya terancam rusak karena curah hujan deras kemarin dan menyebabkan sebagian sawah di Kabupaten Maros tergenang," katanya.

    Karena itu, dia berharap agar dalam sepekan ke depan cuaca cerah, sehingga padi yang terendam bisa diselamatkan dengan dipanen secepatnya, lalu dijemur.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id