Wacana Reshuffle Menteri Bisa Ganggu Investasi

    Cahya Mulyana - 04 Juli 2020 19:53 WIB
    Wacana <i>Reshuffle</i> Menteri Bisa Ganggu Investasi
    Jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju - - Foto: MI/ Ramdani
    Jakarta: Isu perombakan (reshuffle) Kabinet Indonesia Maju dinilai bakal meresahkan kalangan investor. Sebab, pelaku ekonomi membutuhkan kepastian dan iklim investasi yang kondusif.

    "Pelaku ekonomi membutuhkan keseriusan dari Presiden Jokowi. Kalau mau rombak kabinet, rombak saja. Itu supaya investor punya kepastian. Sebab ganti menteri, ganti kebijakan. Kalau gertak sambal bisa mengganggu realisasi investasi," kata ekonom Indef Bhima Yudhistira dikutip dari Media Indonesia, Sabtu, 4 Juli 2020.

    Menurut Bhima, wacana reshuffle kabinet yang mengemuka pada awal Juni lalu telah menimbulkan keresahan dari pelaku usaha. Hal ini dikhawatirkan berdampak cukup buruk jika hanya intrik politik belaka.

    "Kabinet sekarang akomodatif, namun situasi krisis harus lebih banyak diisi kalangan profesional," jelas dia.

    Dalam situasi krisis akibat pandemi, lanjutnya, dibutuhkan tim ekonomi yang kompak dan mampu mencari solusi. Presiden harus berani mengganti menteri yang tidak mampu bekerja dalam kondisi krisis.

    "Bila terjadi perombakan, Presiden harus memastikan pembantu barunya memiliki kemampuan dan berpengalaman menghadapi krisis," pungkas dia.


    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id