Penumpang Transportasi Turun, Menhub: Ini yang Kita Kehendaki

    Husen Miftahudin - 06 Januari 2021 12:34 WIB
    Penumpang Transportasi Turun, Menhub: Ini yang Kita Kehendaki
    Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi - - Foto: Medcom
    Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi resmi menutup Pos Koordinasi (Posko) Tingkat Nasional Angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Dalam kesempatan tersebut, Budi menyampaikan hasil pemantauan penyelenggaraan Angkutan Nataru selama Posko berlangsung dari 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

    "Pada tahun ini terjadi penurunan jumlah penumpang angkutan di semua moda transportasi. Hal ini memang secara sistematis kita kehendaki," ujar Budi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu, 6 Januari 2021.

    Budi menjelaskan bahwa melorotnya jumlah penumpang transportasi selama periode Nataru lantaran banyak masyarakat yang tidak bepergian dan pulang ke kampung. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun juga telah mengimbau kepada masyarakat untuk tetap di rumah.

    "Hal ini sesuai dengan arahan dari Bapak Presiden Joko Widodo untuk mengawal ketat protokol kesehatan di masa libur Nataru," tegas Budi.

    Adapun pada angkutan bus turun, terdapat penurunan jumlah penumpang sebanyak 59,87 persen yaitu dari 2.127.971 penumpang menjadi 853.970 penumpang. Pada angkutan penyeberangan, terdapat penurunan jumlah penumpang sebanyak 47,87 persen yaitu dari 3.063.561 penumpang menjadi 1.596.915 penumpang.

    Sementara pada angkutan udara, terdapat penurunan jumlah penumpang sebanyak 42,30 persen dari 3.602.821 penumpang menjadi 2.078.764 penumpang. Untuk angkutan laut, terdapat penurunan jumlah penumpang sebanyak 62,80 persen dari 1.380.422  penumpang menjadi 513.503 penumpang.

    Sedangkan pada angkutan kereta api, terdapat penurunan jumlah penumpang sebanyak 83,83 persen dari 3.495.773 penumpang menjadi 565.414 penumpang.

    "Penurunan jumlah penumpang ini bukan berarti prestasi dari sektor transportasi menurun, tetapi ini merupakan bentuk kesadaran dari masyarakat untuk tidak bepergian dan tetap menjaga protokol kesehatan. Kami mengapresiasi kesadaran dari masyarakat," tuturnya.


    Lebih lanjut Budi menyampaikan untuk mencegah penularan covid-19 di sektor transportasi, Kemenhub telah menindaklanjuti Surat Edaran dari Satgas Penanganan Covid-19 dengan memberlakukan sejumlah aturan yang ketat terkait protokol kesehatan seperti kewajiban melakukan Rapid Test Antigen maupun PCR Test di beberapa daerah tujuan, serta melakukan pengecekan Rapid Test Antigen secara acak di simpul-simpul transportasi.

    "Kami bersama stakeholder transportasi telah melakukan pengawasan persyaratan Rapid Test Antigen secara intensif di sektor udara dan kereta api, serta secara acak kami lakukan juga pengetesan Rapid Test Antigen di darat dan laut," tutup Budi.  

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id