ISEI Tawarkan Strategi Kembangkan UMKM saat Pandemi

    Antara - 07 Oktober 2020 10:32 WIB
    ISEI Tawarkan Strategi Kembangkan UMKM saat Pandemi
    Ilustrasi. FOTO: MI/Bagus Suryo
    Solo: Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) menawarkan strategi untuk terus mengembangkan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada masa pandemi covid-19. Pengembangan UMKM menjadi penting di tengah pandemi mengingat peranan UMKM sangat penting terhadap perekonomian.

    "Kami berupaya memberikan pendampingan ke UMKM karena di masa covid-19 ini banyak tantangan mulai dari protokol kesehatan, ekonomi yang mengarah ke resesi hingga daya beli masyarakat yang mengalami penurunan," kata Pengurus ISEI Cabang Surakarta Darmanto, dikutip dari Antara, Rabu, 7 Oktober 2020.

    Ia mengatakan ada beberapa strategi yang ditawarkan oleh ISEI, salah satunya adalah strategi orientasi pelanggan. Ia mengatakan strategi ini penting untuk mengetahui apa yang dibutuhkan oleh pelanggan pada saat ini. Dengan demikian, pelaku usaha bisa memenuhi kebutuhan pelanggan tersebut.

    "Selain itu juga strategi orientasi pesaing, tujuannya agar kita jangan sampai kalah saing dengan pelaku usaha yang lain. Selain itu juga orientasi inovasi, bagaimana pelaku usaha bisa mengembangkan inovasi di masa pandemi seperti ini. Jika sebelumnya menjual makanan segar, saat ini bisa ditambah dengan makanan beku sehingga daya tahan lebih lama," katanya.

    Sementara itu, pihaknya berharap agar pelaku usaha terus mengikuti perubahan. Ia mengatakan jika pelaku UMKM enggan berubah maka akan tertinggal mengingat perubahan, salah satunya dari sisi teknologi terus mengikuti.

    "Kalau tidak berubah maka akan tertinggal. Selain itu juga bagaimana pengusaha memberikan penghargaan ke anggota atau karyawan sesuai kinerja serta pelaku usaha harus membuka diri untuk mau belajar terus-menerus," tuturnya.

    Sementara itu Wakil Ketua Kadin Surakarta David R Wijaya mengatakan peran UMKM sangat strategis untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional mengingat sektor tersebut mampu menyerap tenaga kerja cukup besar.

    "Lebih dari 65 juta pekerja terserap di sektor UMKM, ini jadi kekuatan bagi ekonomi di Indonesia terutama di saat covid-19 ini. Dalam hal ini kami sebagai payung pelaku usaha punya komitmen menciptakan dunia usaha yang kondusif dan di sini UMKM perlu didukung," pungkasnya. 

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id