Erick Thohir Bakal Privatisasi BUMN yang Untung di Bawah Rp50 Miliar

    Suci Sedya Utami - 05 Maret 2021 21:44 WIB
    Erick Thohir Bakal Privatisasi BUMN yang Untung di Bawah Rp50 Miliar
    Menteri BUMN Erick Thohir - - Foto: dok MI



    Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tengah merampingkan perusahaan-perusahaan pelat merah. Bahkan, ia tak ragu untuk melepas ke swasta.

    Dalam Rakernas Hipmi, Erick mengatakan salah satu tolok ukur pemangkasan yakni pendapatan. Jika pendapatan (revenue) BUMN tersebut kurang dari Rp50 miliar, akan diprivatisasi agar kinerjanya menjadi lebih baik.






    "Saya ingin BUMN yang revenue sudah bukan ratusan, bahkan cuma puluhan miliar lebih baik tidak usah jadi BUMN. BUMN-BUMN yang revenue di bawah Rp50 miliar diswastanisasikan saja," kata Erick, Jumat, 5 Maret 2021.

    Menurutnya BUMN yang tidak memiliki kontribusi besar terhadap negara lebih baik diprivatisasi. Sebab, jika dibiarkan hanya akan menjadi benalu bagi negara.

    "Ngapain BUMN punya perusahaan air minum, buat apa. BUMN menyuplai aspal, buat apa, itu yang sekarang kita mau terus kecilkan, kita ditutup-tutupin aja karena memang itu progresnya," ucap Erick.

    Selain itu,  Erick juga bakal merampingkan gurita bisnis BUMN yang tidak ada kaitannya dengan inti bisnis sang induk perusahaan. Misalnya saja PT Krakatau Steel (Persero) ditargetkan untuk menutup anak dan cicit usaha di luar bisnis inti. 

    Kemudian PT PLN (Persero) diharuskan memangkas gurita bisnisnya dari 70 menjadi 50 perusahaan anak cucu cicitnya. Sementara itu, bila BUMN berniat untuk membentuk dan mendirikan gurita bisnis baru, harus ada izin dari Kementerian BUMN.


    "Kurangin anak cucu. Ngapain BUMN main yang kecil-kecil, BUMN main yang gede, yang puluhan triliun agar kita bisa bersaing dan jadi garda terdepan dengan asing," pungkas Erick.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id