Mau Bepergian, Jangan hanya Mengandalkan Layanan GeNose C19

    Suci Sedya Utami - 02 April 2021 12:54 WIB
    Mau Bepergian, Jangan hanya Mengandalkan Layanan GeNose C19
    Genose C-19 UGM. Foto: dok UGM.



    Jakarta: Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengimbau para calon penumpang di bandara tidak hanya mengandalkan layanan GeNose C19. Hal ini mengingat adanya keterbatasan dalam layanan GeNose C19.

    "Calon penumpang juga bisa tetap menggunakan layanan tes swab antigen dan PCR untuk menghindari penumpukan antrean," ujar Faik, dalam keterangan resminya, Jumat, 2 April 2021.






    Selain itu, bagi calon penumpang yang ingin menggunakan layanan GeNose C19 di bandara, diharapkan dapat tiba di bandara tiga hingga empat jam sebelum waktu keberangkatan.

    "Kapasitas layanan GeNose C-19 pada tahap awal ini masih terbatas. Petugas kami juga sejak awal berupaya mengidentifikasi potensi terjadinya penumpukkan. Ketika teridentifikasi potensi itu, petugas kami akan langsung mengarahkan calon penumpang yang awalnya ingin menggunakan layanan GeNose ke layanan antigen atau PCR," jelas Faik.

    Layanan GeNose C19 sebagai syarat perjalanan penumpang pesawat di Bandara Internasional Yogyakarta-Kulon Progo (YIA) dan Bandara Juanda Surabaya (SUB) berlaku mulai Kamis, 1 April 2021.

    Tarif layanan GeNose C19 di bandara ini dipatok sebesar Rp40 ribu. Kapasitas pemeriksaan satu mesin GeNose C19 dapat menampung sebanyak 10-12 pemeriksaan kantung udara yang berisi embusan napas dalam satu jam dan membutuhkan waktu istirahat satu jam setelah mesin bekerja delapan jam.

    "Kami berupaya semaksimal mungkin untuk dapat memberikan layanan kebandarudaraan terbaik pada masa adaptasi kebiasaan baru, terutama dalam memberikan tambahan layanan alat deteksi covid-19 GeNose C19 di bandara," kata Faik.

    Adapun waktu operasional layanan GeNose C-19 di Bandara Internasional YIA yaitu pukul 04.00-19.00 WIB. Terdapat lima mesin GeNose C19, sehingga kapasitas pemeriksaan tiap jamnya sebanyak 50 pemeriksaan atau 700 pemeriksaan selama 14 jam waktu operasional (satu jam digunakan untuk waktu istirahat mesin). Sedangkan rata-rata trafik keberangkatan di Bandara Internasional Yogyakarta per harinya sebanyak 1.800-an penumpang.

    Sementara itu, waktu operasional layanan GeNose C19 di Bandara Juanda Surabaya yaitu pukul 11.00-19.00 WIB. Tersedia sebanyak 10 mesin GeNose C19 sehingga kapasitas pemeriksaan tiap jamnya sekitar 100 pemeriksaan kantung udara atau 800 pemeriksaan selama delapan jam waktu operasional. Sedangkan rata-rata trafik keberangkatan di Bandara Juanda per harinya sebanyak sekitar 6.000 penumpang per hari.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id