Banpres Rp2,4 Juta Baru 76,30%, Ajukan ke Sini!

    Ilham wibowo - 22 Oktober 2020 12:20 WIB
    Banpres Rp2,4 Juta Baru 76,30%, Ajukan ke Sini!
    Ilustrasi penyaluran bantuan presiden untuk usaha mikro - - Foto: Medcom/ Pythag Kurniati
    Jakarta: Program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp2,4 juta baru mencapai 9,1 juta penerima atau 76,30 persen dari target 12 juta orang. Proses pendaftaran pun masih dibuka untuk tahap kedua hingga akhir 2020.

    "Bantuan berupa hibah ini diharapkan bisa menjadi tambahan modal atau membeli barang dagangan penggiat ekonomi rakyat. Tetap semangat dan optimistis!" tulis akun media sosial resmi Kemenkop UKM dikutip Medcom.id, Kamis, 22 Oktober 2020.

    Hingga 19 Oktober 2020, realisasi  76,30 persen penerima bantuan ini setara dengan Rp21,974 triliun. Kemenkop UKM menegaskan bahwa proses pendaftaran tidak dilakukan secara online. Pengisian data diri dan persyaratan yang diperlukan dilakukan secara manual.

    Karena itu, masyarakat diminta waspadai pihak yang mengatasnamakan pemerintah dalam melakukan modus penipuan. Pelaku biasanya menyebarkan secara acak informasi hoaks melalui link pesan berantai WhatsApp atau SMS.

    "Pendaftaran melalui lembaga pengusul, silakan ke dinas koperasi dan UKM di wilayah sobat yah," tulis @kemenkopukm.

    Pengecekan status peserta yang berhak mendapatkan Banpres Produktif bisa dilakukan dengan login ke situs https://eform.bri.co.id/bpum. Caranya tinggal memasukkan nomor KTP terdaftar dan kode verifikasi yang telah disediakan.
     
    Banpres produktif ini merupakan program bantuan yang dananya tidak perlu dikembalikan atau dicicil dari penerima kepada Pemerintah. Penerima yang telah memenuhi syarat bisa langsung mendapat pencairan modal usaha melalui transfer bank penyalur.

    Berikut persyaratan yang diperlukan untuk mendaftar Banpres produktif:

    1. Warga Negara Indonesia (WNI).
    2. Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK).
    3. Memiliki usaha mikro.
    4. Bukan ASN, TNI/POLRI, serta pegawai BUMN/BUMD.
    5. Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR.
    6. Bagi pelaku usaha mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).

    Persyaratan tersebut harus mendapat pengesahan langsung dari pengusul Banpres Usaha Mikro yang bisa dipilih antara lain:

    1. Dinas yang membidangi koperasi dan UKM.
    2. Koperasi yang telah disahkan sebagai badan hukum.
    3. Kementerian atau Lembaga.
    4. Perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK.

    Sebelum mendatangi pengusul Banpres Produktif, data yang perlu dilengkapi meliputi:

    1. Nomor Induk Kependudukan (NIK).
    2. Nama dan identitas lengkap.
    3. Alamat tempat tinggal sesuai KTP.
    4. Bidang usaha.
    5. Nomor telepon yang aktif dihubungi. 

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id