Menteri PUPR Ungkap Alasan Banyak Bangun Bendungan

    Husen Miftahudin - 18 November 2020 19:45 WIB
    Menteri PUPR Ungkap Alasan Banyak Bangun Bendungan
    Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Foto : Medcom/Husen M.
    Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menekankan pentingnya membangun bendungan. Oleh karena itu, sejak 2015 pemerintah getol membangun banyak bendungan dengan target sebanyak 65 bendungan.

    Basuki mengungkapkan salah satu tujuan membangun bendungan adalah untuk mendukung sektor pertanian. Bendungan berfungsi sebagai penyediaan air irigasi agar tepat waktu saat tanam.

    "Pembangunan bendungan semata-mata untuk mendukung ketahanan pangan. Ini dibutuhkan untuk penyediaan air irigasi. Irigasi bisa diatur dan diukur, kapan kebutuhan, dan berapa banyak air diperlukan," ujar Basuki dalam acara Jakarta Food Security Summit (JFSS) Kelima secara virtual di Jakarta, Rabu, 18 November 2020.

    Basuki mencontohkan saat mulai menanam padi hingga keluar bulirnya, kebutuhan air bisa berbeda. Sehingga harus bisa diukur. "Tanpa prasarana bendungan, jaringan irigasi, maka air irigasinya tidak akan bisa diatur dan diukur. Itu yang namanya irigasi teknis," tegas dia.

    Menurut Basuki, air memang menjadi komponen terkecil dalam siklus pertanian atau hanya mempengaruhi 18 persen. Namun tanpa air, maka proses tanam bisa gagal. Sehingga pihaknya juga fokus dalam pengadaan air untuk ketahanan pangan.

    "Air ini menurut kami sangat rentan pada climate change. Itulah tugas kami untuk menyediakan air di lahan irigasi," ucap dia.

    Sampai saat ini, jelas Basuki, terdapat 61 bendungan yang sudah memasuki tahap konstruksi dan ditarget rampung pada 2024. Lalu, 16 di antaranya sudah selesai dibangun di 2019. Sementara di tahun ini sudah ada tambahan empat bendungan baru.

    Bila di 2024 sebanyak 61 bendungan yang sedang dibangun bisa selesai maka irigasi waduk mencakup 1,1 juta hektare kebutuhan lahan irigasi atau mencapai 16 persen. Di sisi lain bila 61 bendungan selesai dibangun, maka bisa digunakan untuk sumber pembangkit listrik sebesar 6.152 megawatt (MW).

    "Bendungan-bendungan ini juga bisa menyediakan 221,78 meter kubik per detik layanan air baku," pungkas Basuki.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id