Pertamina EP Rampungkan Proyek SP Bambu Besar dan SKG Betung

    Suci Sedya Utami - 28 November 2020 15:00 WIB
    Pertamina EP Rampungkan Proyek SP Bambu Besar dan SKG Betung
    Proyek SP Bambu Besar dan SKG Betung - - Foto: dok Pertamina
    Jakarta: PT Pertamina EP berhasil menyelesaikan proyek SP Bambu Besar dan SKG Betung lebih awal. Kedua proyek tersebut dapat menambah produksi minyak sebesar 2.738 barel minyak per hari (bopd) dan gas sebesar 15,52 juta kaki kubik per hari (mmscfd).

    Kepala Divisi Manajemen Proyek dan Pemeliharaan Fasilitas SKK Migas Luky A. Yusgiantoro mengatakan proyek SP Bambu Besar berkontribusi menghasilkan tambahan produksi minyak sebesar 2.738 bopd dan gas 5.52 mmscfd, sementara SKG Betung dapat menjaga produksi gas sebesar 10 mmscfd.

    “Kami berharap PT Pertamina EP secara berkelanjutan melakukan inovasi, efisiensi dan peningkatan pengelolaan aspek manajemen pengelolaan proyek, kompetensi sumber daya manusia, dan keteknikan dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja dalam pemenuhan target-target penyelesaian Proyek Hulu Migas " kata Luky dalam keterangan resmi, Sabtu, 28 November 2020.

    Sementara itu, Direktur Pengembangan dan Operasi PT Pertamina Hulu Energi selaku subholding upstream, Taufik Adityawarman menyampaikan, penyelesaian proyek-proyek di tengah pandemi merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam penyediaan energi nasional.

    "Kami sangat mendukung optimalisasi atas asset-asset idle yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan sehingga terjadi efisiensi dan dapat direplikasi di tempat lain," kata Taufik.

    Direktur Utama PT Pertamina EP Eko Agus Sardjono menambahkan pencapaian Proyek SP Bambu Besar dan Proyek SKG Betung tidak lepas dari dukungan seluruh pemangku kepentingan Kementerian ESDM, SKK Migas, PT Pertamina Hulu Energi selaku subholding upstream serta seluruh instansi dan pihak terkait.

    “Pencapaian ini diharapkan menjadi booster dan pemicu kepada seluruh Perwira Pertamina di seluruh Indonesia agar terus semangat menjadi energi mengabdi untuk Indonesia walau di masa pandemi covid-19. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh stakeholder internal dan eksternal dalam mendukung PT Pertamina EP untuk mencapai target Produksi Migas Nasional," tambah Eko.

    Proyek SP Bambu Besar semula ditargetkan onstream atau beroperasi pada 2021, namun berhasil diselesaikan lebih cepat secara bertahap sehingga gas non-associated dapat mengalir pada September 2020. Penyelesaian Fasilitas Gas SP Bambu Besar ini penting dalam upaya menjaga pasokan gas ke industri domestik di Jawa Barat.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id