Stok Daging RNI dari Sumber Potensial, Menggandeng BUMN Klaster Pangan

    Antara - 23 Januari 2021 14:30 WIB
    Stok Daging RNI dari Sumber Potensial, Menggandeng BUMN Klaster Pangan
    Ilustrasi stok daging sapi nasional - - Foto: Antara/ Bagus Ahmad



    Jakarta: PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Persero segera mengguyur stok daging sapi dan kerbau ke pasar tradisional demi menekan kenaikan harga.

    "Saat ini kami sedang mempersiapkan stok daging sapi dan kerbau untuk disalurkan ke pasar-pasar tradisional guna memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Direktur Utama RNI Arief Prasetyo Adi dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, 23 Januari 2021






    Arief mengatakan stok daging tersebut diperoleh dari berbagai sumber potensial dengan menggandeng BUMN Klaster Pangan. Sebelumnya, RNI telah melakukan kunjungan untuk melakukan penjajakan kerja sama dengan perusahaan yang memiliki stok daging sapi/kerbau yang siap digelontorkan ke pasar.

    "Upaya memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga daging tidak dapat tercapai tanpa kerja sama yang solid antarpara pemangku kepentingan, terutama para pelaku usaha dari mulai BUMN, BUMD, dan swasta," terang Arif.

    Ia berharap dengan terjaganya pasokan, lonjakan harga komoditas daging pun dapat ditekan sehingga masyarakat bisa memperoleh kebutuhan daging berkualitas dengan harga yang terjangkau.

    "RNI bersama BUMN anggota Klaster akan konsisten mendukung terwujudnya program ketahanan pangan yang diusung pemerintah, seperti memastikan ketersediaan, stabilitas harga, serta peningkatan kualitas dan keberlanjutan produk pangan," pungkas dia.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id