Pertamina Bubarkan 25 Anak Usaha

    Suci Sedya Utami - 03 April 2020 14:31 WIB
    Pertamina Bubarkan 25 Anak Usaha
    Ilustrasi - - Foto: Medcom
    Jakarta: PT Pertamina (Persero) segera membubarkan (likuidasi) dan melepas kepemilikan 25 anak dan cucu usaha. Rasionalisasi anak usaha perusahaan migas pelat merah ini sesuai dengan arahan Kementerian BUMN.

    "Sudah diidentifikasi 25 perusahaan yang bisa kita likuidasi dan divestasi," kata Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dalam virtual konferensi pers, Jumat, 3 April 2020.

    Dari 25 perusahaan tersebut, delapan di antaranya akan dieksekusi pada tahun ini. Tujuh perusahaan dilikuidasi dan satu perusahaan didivestasikan. Sementara sisanya akan dieksekusi tahun depan.

    Nicke menyebut sebagian besar dari operasional perusahaan tersebut sudah tidak berjalan. Langkah melepas anak usaha ini akan menciptakan efisiensi dan berpengaruh positif bagi beban usaha perseroan.

    "Sehingga kita lebih fokus ke perusahaan yang masih aktif dan akan memberikan value added bagi Pertamina Group," tutur dia.


    Lebih lanjut, Pertamina juga akan kembali mengidentifikasi perusahaan yang masih aktif atau bisa dilikuidasi. Misalnya di sektor hulu, terdapat 77 anak usaha di wilayah kerja migas yang dioperasikan Pertamina. Nantinya setelah kontrak pengelolaan di blok migas tersebut berakhir, tidak menutup kemungkinan anak usaha tersebut dibubarkan.

    Kemudian perusahaan yang dibentuk patungan (joint venture) dengan perusahaan lain. Lalu perusahaan yang bergerak sebagai independent power producer (IPP) penyedia listrik. Jika nantinya kontrak jual beli listrik selesai, kemungkinan juga akan dilikuidasi atau dilebur.

    "Perusahaan lain yang secara hukum ini tidak diperlukan dan harus jadi satu perusahaan ini akan kami lihat lagi, kemungkinan dimerger," jelas dia. 



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id