Kadin Puji Capaian KKP di Semester I-2020

    Husen Miftahudin - 01 Juli 2020 11:19 WIB
    Kadin Puji Capaian KKP di Semester I-2020
    Ilustrasi capaian kinerja KKP semester I 2020 - - Foto: Antara/ Adwit B Pramono
    Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengapresiasi capaian Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada semester I-2020. Terdapat beberapa catatan positif yang dinilai dunia usaha untuk kinerja pemerintah di sektor kelautan dan perikanan.

    Wakil Ketua Umum Bidang Kelautan dan Perikanan Kadin Yugi Prayanto membeberkan, dalam perikanan budidaya, pemerintah cukup jeli membangun kerja sama dengan pihak swasta untuk melakukan observasi dan eksploitasi budidaya yang potensinya sedemikian besar sehingga menjadi salah satu program prioritas.

    "Selain perikanan tangkap, perikanan budidaya juga sangat menjanjikan untuk menopang kinerja ekspor. Udang, tuna, tongkol, cakalang, cumi sotong, gurita, rajungan, kepiting, dan rumput laut adalah komoditas yang ideal," ujar Yugi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2020.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada kuartal I-2020, udang mendominasi ekspor dengan nilai mencapai USD466,24 juta (37,56 persen). Tuna-tongkol-cakalang (TTC) dengan nilai USD176,63 juta (14,23 persen), kemudian cumi-sotong-gurita dengan nilai USD131,94 juta (10,63 persen), disusul rajungan-kepiting dengan nilai USD105,32 Juta (8,48 persen), dan rumput laut dengan nilai USD53,75 Juta (4,33 persen).

    Menurut Yugi, budidaya bagus untuk penciptaan lapangan kerja, meningkatkan taraf hidup petambak, dan menjaga kelestarian. Ia berharap, sektor kelautan dan perikanan dapat menjadi ujung tombak perekonomian nasional dalam masa pemulihan pascapandemi covid-19.

    "Selama PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) berlangsung, aktivitas produksi perikanan tetap berjalan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan ekspornya cukup baik," tuturnya.

    Adapun volume ekspor perikanan selama Januari-Maret 2020 mencapai 295,13 ribu ton atau meningkat 10,96 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara nilai ekspor perikanan RI selama Januari-Maret 2020 mencapai USD1,24 miliar atau meningkat 9,82 persen dibanding periode yang sama 2019.

    Pada April 2020, volume ekspor perikanan tercatat mencapai 119,65 ribu ton atau meningkat 29,84 persen apabila dibandingkan April 2019 dengan nilai ekspor perikanan mencapai USD438,02 juta.

    Kadin menilai meningkatnya produktivitas perikanan dan peningkatan ekspor itu merupakan andil dan dukungan regulasi dari KKP yang berhasil melakukan gebrakan melalui reformasi perizinan dengan efektifnya Sistem Informasi Izin Layanan Cepat (SILAT) berbasis online. Sistem yang dikelola Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (Ditjen PT) ini mampu memangkas pengurusan izin dari 14 hari menjadi satu jam.

    "Banyak dari rekan pelaku usaha juga nelayan sangat terbantu dengan ini. Permohonan izin kapal perikanan di atas 30 GT (Gross Ton) dapat dengan mudah didapatkan, sehingga tidak ada hambatan untuk melaut," ucap Yugi.

    Senada, Ketua Kadin Aceh Makmur Budiman juga mengapresiasi kebijakan dan inovasi yang dilakukan KKP di bawah nakhoda Menteri Edhy Prabowo. "KKP telah sukses melakukan penyederhanaan perizinan sehingga memudahkan para nelayan Aceh yang sebelumnya terkendala. Dulu perizinan rumit, tapi sekarang tidak lagi," kata Makmur.

    Dewan Kehormatan Kadin Nusa Tenggara Barat (NTB) Herry Prihatin mengatakan komunikasi dan sinergi yang terjalin antara KKP dan Kadin daerah turut menjadi andil dalam memajukan usaha di sektor perikanan. Utamanya terkait budidaya dan tangkap, juga polemik bibit lobster.

    "Dengan terbitnya aturan Menteri KKP (Permen KP Nomor 12 Tahun 2020) yang membolehkan bibit lobster untuk dibudidayakan dan diekspor kembali, hal ini menjadi titik tolak bangkitnya usaha bagi pembudidaya dan nelayan, seperti oase di tengah situasi sulit seperti saat pandemi covid-19 sekarang ini," pungkas Herry.

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id