comscore

Warga Kampung Miliarder Mendadak Miskin, Pengelola Keuangan Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Medcom - 26 Januari 2022 20:28 WIB
Warga Kampung Miliarder Mendadak Miskin, Pengelola Keuangan Ungkap Kemungkinan Penyebabnya
Belasan mobil yang dibeli warga Desa Sumurgunung, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur (Foto/ Clicks.id)
Jakarta: Setahun yang lalu, publik dihebohkan dengan kehadiran kampung miliarder di Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Saat itu, mereka berbondong-bondong membeli mobil baru. 

Warga kampung miliarder mendadak kaya setelah mendapat uang ganti rugi atas tanah pertanian mereka yang digunakan untuk proyek Pertamina. Selama 10 bulan berlalu, kini sejumlah warga mengaku menyesal menjual tanah mereka ke Pertamina. 
Uang segar yang diterima warga mencapai Rp2 miliar sebagai ganti rugi dari Pertamina, kini sudah habis. Beberapa dari mereka bahkan harus menjual ternak untuk menyambung hidup.

Financial Planner Mitra Rencana Edukasi, Mike Rini, mengatakan uang Rp2 miliar sebenarnya sedikit. Namun, angka itu terlihat banyak bagi warga kampung miliarder yang kebanyakan berprofesi sebagai petani.

"Dengan penghasilan Rp2 juta atau Rp3 juta per bulan, jadi seperti banyak," kata Mike dalam tayangan program Medcom Hari Ini, di Instagram Live Medcom.id, Rabu, 26 Januari 2022.

Sebagai contoh, warga bak mendapatkan durian runtuh menghabiskan uang tersebut hingga Rp500 juta dalam sebulan. “Itu berarti sudah seperempatnya dari Rp2 miliar mereka habiskan,” kata Mike.

Baca: Menyesal dan Demo setelah Harta Habis, Kades di Kampung Miliarder Tuban Beri Penjelasan

Dari yang Mike pelajari, persentase 25 persen tidak dapat melampaui indeks investasi dalam kurun waktu singkat. Indeks investasi merupakan pertumbuhan beberapa kategori investasi yang meliputi saham, emas, properti tanah, dan reksadana saham yang bersifat fluktuatif. 

“Itu (indeks investasi) bahkan baru 10 tahun gitu, rata-rata per tahun tumbuh baru 10 sampai 25 persen,” ujar Mike.

Menurut Mike, warga Kampung Miliarder minim edukasi mengenai pengelolaan keuangan. Mengelola keuangan seharusnya dilakukan saat memiliki uang banyak maupun sedikit. 

“Intinya ngabisin duit itu gampang banget,” kata Mike.

Mike mengimbau kepada warga Kampung Miliarder untuk lebih waspada dalam mengatur keuangan karena uang sulit dicari. “Tapi ya, mencari uang itu susah banget. Jadi, mesti hati-hati,” (Hana Nushratu)

(UWA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id