BI: Surplus Neraca Perdagangan Positif untuk Dukung Pemulihan Ekonomi

    Eko Nordiansyah - 16 Oktober 2021 11:01 WIB
    BI: Surplus Neraca Perdagangan Positif untuk Dukung Pemulihan Ekonomi
    Bank Indonesia (BI). Foto: dok. BI



    Jakarta: Bank Indonesia (BI) memandang surplus neraca perdagangan pada September 2021 berkontribusi positif dalam menjaga ketahanan eksternal perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), surplus neraca perdagangan Indonesia pada September 2021 mencapai USD4,37 miliar.

    "Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk mendukung pemulihan ekonomi," kata Direktur Kepala Grup Departemen Komunikasi Muhamad Nur dalam keterangan resminya, Sabtu, 16 Oktober 2021.

     



    Meskipun lebih rendah dibandingkan dengan surplus bulan sebelumnya yang sebesar USD4,75 miliar, namun neraca perdagangan Indonesia terus mencatat nilai positif sejak Mei 2020. Neraca perdagangan Indonesia pada Januari-September 2021 juga mencatat surplus USD25,07 miliar, lebih tinggi dari periode sama tahun lalu sebesar USD13,35 miliar.

    Ia menambahkan, surplus neraca perdagangan September 2021 dipengaruhi oleh surplus neraca perdagangan nonmigas yang tetap tinggi. Pada September 2021, surplus neraca perdagangan nonmigas sebesar USD5,30 miliar, lebih rendah dibandingkan dengan surplus pada Agustus 2021 sebesar USD5,73 miliar.

    "Ekspor nonmigas pada September 2021 tetap kuat yakni sebesar USD19,67 miliar, meskipun menurun dibandingkan dengan capaian pada bulan sebelumnya sebesar USD20,36 miliar," ungkap dia.

    Ekspor komoditas berbasis sumber daya alam, seperti bahan bakar mineral termasuk batu bara, serta produk manufaktur, seperti besi dan baja, kendaraan dan bagiannya, serta mesin dan peralatan mekanis tercatat meningkat. Dari negara tujuannya, ekspor nonmigas ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan Jepang tetap tinggi seiring dengan pemulihan permintaan global.

    "Sementara itu, impor nonmigas tetap kuat pada seluruh komponen, sejalan dengan perbaikan ekonomi domestik yang berlanjut. Adapun, defisit neraca perdagangan migas relatif stabil dari USD0,98 miliar pada Agustus 2021 menjadi USD0,93 miliar pada September 2021, dipengaruhi oleh kinerja ekspor dan impor migas yang solid," pungkasnya.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id