Pandemi, Kinerja BUMN Baru Kembali Normal di 2023

    Suci Sedya Utami - 29 April 2021 22:13 WIB
    Pandemi, Kinerja BUMN Baru Kembali Normal di 2023
    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Foto: Dok. Kementerian BUMN



    Jakarta: Pandemi covid-19 membuat kinerja seluruh perusahaan tidak terkecuali Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tertekan. Berdasarkan peta jalan Kementerian BUMN, kinerja tersebut baru akan kembali normal pada 2023.

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, pendapatan antar BUMN yang satu dan yang lainnya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sangat merosot. Hanya beberapa BUMN seperti kesehatan, asuransi, dana pensiun, pangan, serta perkebunan dan kehutanan yang mencatatkan hasil pendapatan positif, yakni tumbuh masing-masing 13 persen, tujuh persen, empat persen, dan empat persen.






    Sedangkan pendapatan BUMN sektor lainnya seperti manufaktur minus empat persen, logistik minus 11 persen, minerba minus 14 persen, telekomunikasi minus 36 persen, jasa keuangan minus 39 persen, pariwisata minus 55 persen, infrastruktur minus 71 persen, serta migas dan energi minus 193 persen.

    "Dan ini memaksa kami mengubah strategi," kata Erick dalam Rakornas Pusat, Jakarta, Kamis, 29 April 2021.

    Berdasarkan peta jalan tersebut, 2021 masih menjadi tahun survival bagi BUMN. Di tahun ini, Kementerian BUMN tetap melindungi perusahaan BUMN strategis dari BUMN yang terdampak covid-19.

    Kemudian membentuk klasterisasi berdasarkan keterkaitan supply chain atau rantas pasok dan kesamaan industri untuk meningkatkan sinergi. Tidak lupa juga memperkeras pengawasan good corporate governance.

    "Pembangunan talenta yang kompetitif dan memastikan bisnis model yang teradaptasi setelah covid," ujar Erick.

    Kemudian di 2022 menjadi tahun untuk restrukturisasi dan realigmenet untuk memperbaiki portifolio, serta mempersiapkan landasan bisnis untuk inovasi model bisnis baru.

    "Baru kita harapkan di 2023-2024, BUMN bisa kembali normal dengan inovasi dan transformasi yang kita terapkan," pungkas Erick.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id