Pertamina EP Cepu Rampungkan Pengeboran di Proyek Jambaran Tiung Biru

    Suci Sedya Utami - 11 November 2020 20:41 WIB
    Pertamina EP Cepu Rampungkan Pengeboran di Proyek Jambaran Tiung Biru
    Ilustrasi. Foto ; AFP.
    Bojonegoro: PT Pertamina EP Cepu merampungkan seluruh operasi pengeboran sumur gas yang meliputi pekerjaan di dua tapak sumur (well pad) east dan west pada Lapangan Unitisasi Jambaran Tiung Biru.

    Operasi pengeboran untuk menyiapkan enam sumur produksi bagi proyek pengembangan gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru dilakukan lebih cepat dari target waktu yang telah ditetapkan.

    Dari enam sumur yang telah diselesaikan sebanyak empat sumur telah dilakukan uji produksi di Wellpad East dengan pekerjaan Rigless Operation yang menggunakan teknologi long interval perforation dengan rata-rata per sumur menghasilkan raw gas sebesar 60 juta kaki kubik (mmscfd).

    “Dengan selesainya seluruh operasi pengeboran dan uji produksi nantinya, enam sumur produksi yang telah selesai diharapkan akan mampu menyuplai raw gas sebesar 315 mmscfd untuk gas processing facilities yang akan memenuhi kebutuhan gas di Indonesia, khususnya Jawa Timur dan Jawa Tengah,” kata Manager Drilling Operations Project Gas JTB Dhanar Eko Prasetyo dalam keterangan resminya, Rabu, 11 November 2020.

    Dhanar mengatakan penyelesaian pekerjaan tidak lepas dari kerja keras seluruh Perwira PEPC yang terlibat, dukungan dari manajemen serta SKK Migas maupun dukungan dari pihak eksternal seperti Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro serta masyarakat sekitar wilayah operasi yang bersinergi dalam mewujudkan Proyek Strategis Nasional ini berjalan dengan baik.

    Selain itu penyelesaian ini menunjukan Pertamina telah mengelola operasi pengeboran high risk dengan kandungan H2S dan Co2 tinggi dengan aman dan lancar. Hal ini terbukti juga dengan capaian 1,5 juta jam selamat selama operasi berlangsung. Jam Kerja Selamat ini berhasil dicapai per 31 Oktober 2020.

    Dhanar mengatakan PEPC berkomitmen untuk selalu mengutamakan aspek HSSE Excellence dalam menyelesaikan proyek JTB. Kesungguhan tersebut pun berbuah Penghargaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan yang diberikan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) di kategori Zero Accident. Per 6 November 2020, operasi pengeboran gas proyek JTB telah mencapai 1.526.678 jam kerja selamat.

    Lebih lanjut Dhanar menambahkan masih terdapat pekerjaan yaitu melakukan uji produksi pada dua sumur yang berada di Well Pad Jambaran Central, tepatnya sumur JAM 6ST dan JAM-7 yang diperkirakan akan mulai pada Desember 2020.  

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id