Rogoh Investasi Rp39 Miliar, PLN Bangun PLTS Hybrid di Selayar Sulsel

    Suci Sedya Utami - 05 Mei 2021 11:04 WIB
    Rogoh Investasi Rp39 Miliar, PLN Bangun PLTS Hybrid di Selayar Sulsel
    Ilustrasi PLTS. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu



    Makassar: PT PLN (Persero) bakal membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hybrid berkapasitas 1,3 megawatt peak (MWp) di Desa Parak, Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan.

    Proyek ini dihadirkan sebagai upaya untuk meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT). Proyek yang rencananya bakal  beroperasi pada Desember 2021 ini memiliki nilai investasi sebesar Rp39 miliar.






    General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UIW Sulselrabar) Awaluddin Hafid menjelaskan, kehadiran PLTS Hybrid ini menjadi wujud komitmen PLN dalam menghadirkan energi yang ramah lingkungan, khususnya di wilayah Sulselrabar.

    "PLN akan terus bergerak maju dengan melakukan transformasi guna menyiapkan kebutuhan listrik masa depan. Melalui Transformasi Power Beyond Generations, PLN berupaya menambah pembangkit yang ada di wilayah Sulselrabar, dengan penggunaan green energy, seperti penggunaan pembangkit melalui angin, air dan sinar matahari," ujar Awaluddin dalam keterangan resmi, Rabu, 5 Mei 2021.

    Hingga kini, sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan juga banyak dipasok oleh pembangkit yang berasal dari EBT, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso berkapasitas 315 MW, PLTA Bakaru berkapasitas 126 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap berkapasitas 60 MW, PLTB Tolo berkapasitas 70 MW.

    Adapun bauran energi baru terbarukan di sistem kelistrikan Sulbagsel sebesar 29,8 persen dengan total kapasitas sebesar 861,42 MW. Dalam waktu dekat, PLTA Malea ditargetkan juga akan beroperasi sehingga kembali menambah bauran EBT pada sistem kelistrikan Sulbagsel.

    Di sisi lain, hadirnya PLTS Hybrid turut meningkatkan keandalan pasokan listrik dan perbaikan tegangan pelayanan pada pelanggan eksisting yang berada di sekitar lokasi tersebut. Selain itu, pembangkit ini dapat menjadi pasokan tambahan untuk melayani 27.892 pelanggan di Kabupaten Selayar.

    "Dengan adanya PLTS Hybrid, diharapkan  dapat mendatangkan manfaat besar untuk lingkungan dan perekonomian masyarakat sekitar sekaligus mendorong para investor untuk dapat berinvestasi dalam pengembangan pembangkit listrik yang memanfaatkan energi baru terbarukan," jelas Awaluddin.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id