PLTA Rajamandala Cianjur Perkuat Komitmen PLN Kembangkan EBT

    Suci Sedya Utami - 12 Februari 2021 19:14 WIB
    PLTA Rajamandala Cianjur Perkuat Komitmen PLN Kembangkan EBT
    PLTA Rajamandala Cianjur - - Foto: dok PLN



    Cianjur: Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Rajamandala berkapasitas 47 megawatt (MW) yang berlokasi di Cianjur, Jawa Barat menjadi wujud komitmen PLN dalam mengoptimalkan penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT).

    Beroperasi sejak Mei 2019, pembangkit ini mampu memproduksi listrik mencapai 496 Megawatt hour (MWh) per hari dan 181 Giga Watt hour (GWh) per tahun.




    Sejalan dengan pilar green dalam transformasi PLN, perseroan terus berupaya meningkatkan penggunaan EBT. Komitmen ini terwujud melalui salah satu anak usaha PLN, PT Indonesia Power (IP) dalam mengelola dan mengoperasikan PLTA Rajamandala.

    "PLTA Rajamandala hadir melalui kerjasama antara Anak Perusahaan PLN yaitu IP dengan kepemilikan saham sebesar 51 persen dan Kansai Electric Power Corp Japan (KEPCO) sebesar 49 persen yang menjadi PT Rajamandala Electric Power," kata Direktur Utama Indonesia Power, M. Ahsin Sidqi dalam keterangan resmi, Jumat, 12 Februari 2021.


    Ahsin menjelaskan, listrik yang dihasilkan dari PLTA Rajamandala turut memperkuat sistem interkoneksi kelistrikan Jawa-Bali. Listrik tersebut dipasok melalui jaringan transmisi bertegangan 150 kilo Volt (kV) Cianjur-Cigereleng.  Selain itu, pasokan listrik dari PLTA ini juga menjadi back up sistem kelistrikan di wilayah Jawa Barat.

    "PLTA Rajamandala merupakan PLTA yang menggunakan pipa pesat terbesar di Indonesia dan menggunakan spiral case dengan bahan beton bertulang pertama di Indonesia. Selain itu, PLTA ini juga memiliki waterway yang menggunakan sistem labirin pertama di Indonesia," pungkas Ahsin.

    Guna mewujudkan komitmen 23 persen bauran EBT pada 2025, PLN juga terus berinovasi. Perusahaan setrum pelat merah ini tidak hanya menghadirkan pembangkit EBT baru, PLN juga mendorong penggunaan EBT melalui pembangkit-pembangkit yang existing, seperti co firing biomassa pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan konversi mesin pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) menjadi pembangkit berbasis EBT.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id