Indonesia Tak Bergantung pada Satu Sumber Vaksin

    Ade Hapsari Lestarini - 12 April 2021 19:13 WIB
    Indonesia Tak Bergantung pada Satu Sumber Vaksin
    Ilustrasi vaksinasi. Foto: dok MI/Andri Widiyanto.



    Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan Indonesia tidak terbatas pada satu sumber vaksin. Hal ini menyusul langkah pemerintah dalam menghadapi gelombang ketiga covid-19 di beberapa negara, sehingga membuat terbatasnya vaksin.

    Adapun saat ini negara-negara seperti di Eropa, India, dan Filipina tengah menghadapi kenaikan kasus gelombang ketiga covid-19.






    "Dengan adanya third wave, negara seperti Amerika Serikat (AS) misalnya, malarang ekspor vaksin, Inggris juga membatasi, bahkan sekarang Tiongkok juga sudah ada tekanan untuk membatasi," jelas Airlangga, dikutip dalam keterangan resminya, Senin, 12 April 2021.

    Dia mengatakan, penting bagi Indonesia untuk mendapatkan vaksin dari berbagai sumber. Sehingga tidak terpaku pada satu sumber vaksin. "Tentunya kita berharap bahwa apa yang dijanjikan bisa dikirim dengan sesuai apa yang dijanjikan, sehingga jadwal vaksinasi bisa tercapai," ujar Airlangga.

    Dirinya pun optimistis vaksinasi sampai saat ini masih dalam jadwal yang diharapkan pemerintah. Pemerintah menargetkan sebanyak 70 juta penduduk Indonesia sudah tervaksin di Juni-Juli 2021.

    Saat ini, kata Airlangga, imunisasi vaksin sudah mencapai 13 juta penduduk dari target total 182 juta. Airlangga optimistis apabila semua itu bisa terlaksana, maka pemulihan ekonomi nasional bisa lebih cepat.

    "Nah, kalau ini semua bisa dilaksanakan, maka tentu kepercayaan masyarakat itu tumbuh," katanya.
     



    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id