Tinjau Pembangunan Pabrik Nikel, Bahlil Bakal Terjun ke IWIP Maluku Utara

    Despian Nurhidayat - 19 Februari 2021 14:16 WIB
    Tinjau Pembangunan Pabrik Nikel, Bahlil Bakal Terjun ke IWIP Maluku Utara
    Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Foto: dok BKPM.



    Jakarta: Indonesia tengah melakukan transformasi ekonomi melalui hilirisasi sumber daya alam. Salah satu yang menjadi fokus pemerintah ialah industri pengolahan (smelter) nikel yang memiliki nilai tambah.

    Sehubungan dengan hal tersebut, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia berencana melakukan kunjungan ke Provinsi Maluku Utara pada Jumat, 19 Februari 2021. Dia ingin melihat secara langsung perkembangan pembangunan pabrik pengolahan nikel di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.






    Bahlil juga akan meninjau fasilitas pendukung. Seperti, pembangkit listrik dan pelabuhan (terminal khusus). Menurutnya, pembangunan IWIP di Kabupaten Halmahera Tengah ini harus dikawal.

    "Berdasarkan catatan BKPM, pembangunan IWIP ini progresnya positif. BKPM akan terus mengawal penyelesaian proyek Kawasan IWIP, serta memfasilitasi rencana investasi yang akan masuk. Kalau ada masalah, kita selesaikan," ujar Bahlil dalam keterangan resmi, dikutip dari Mediaindonesia.com, Jumat, 19 Februari 2021.

    Bahlil berharap dengan berjalannya investasi Kawasan IWIP di wilayah timur Indonesia, dapat mewujudkan investasi yang berkualitas. Dalam hal ini, melalui penyebaran investasi yang merata. Pemerintah juga berharap adanya sumber pertumbuhan ekonomi baru di kawasan tersebut.

    "Saya tekankan kepada pengelola kawasan IWIP, libatkan pengusaha lokal di Maluku Utara. Sehingga, nantinya investor dan pengusaha lokal, khususnya UMKM, dapat berkembang bersama. Pada akhirnya tercipta pertumbuhan ekonomi yang adil dan merata," imbuh Bahlil.

    Saat berkunjung ke Maluku Utara, Bahlil dijadwalkan bertemu dengan pemerintah daerah. Dia mengimbau pemerintah setempat lebih proaktif dalam memfasilitasi penyelesaian proyek IWIP.  Menurutnya, investasi di kawasan IWIP akan memberikan mulitiplier effect dan memberikan kontribusi nyata untuk meningkatkan perekonomian daerah. Sehingga, dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Maluku Utara dan Kabupaten Halmahera Tengah.

    Maluku Utara menjadi primadona baru tujuan investasi bagi Penanaman Modal Asing (PMA) di wilayah Indonesia bagian timur. Pada 2020, Maluku Utara berada pada peringkat tiga di antara provinsi yang menjadi lokasi PMA, dengan realisasi investasi USD2,4 miliar. Sedangkan realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp662,1 miliar.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id