Investasi Rp18 Triliun, 'Silicon Valley' di Sukabumi Bakal Meluncur

    Eko Nordiansyah - 08 April 2021 18:54 WIB
    Investasi Rp18 Triliun, 'Silicon Valley' di Sukabumi Bakal Meluncur
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id



    Jakarta: PT Amarta Karya (AMKA) berencana membangun pusat pengembangan teknologi digital seperti Silicon Valley di Amerika Serikat (AS). Proyek investasi senilai Rp18 triliun ini akan dibangun di Cikidang dan Cibadak Sukabumi Jawa Barat.

    Direktur Utama AMKA Nikolas Agung mengatakan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi ini telah menandatangani kontrak untuk pekerjaan pengembangan rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pengembangan Teknologi dan Industri 4.0 tersebut.






    "Pengembangan KEK Sukabumi diharapkan mampu meningkatkan infrastruktur pertumbuhan yang tangguh berkelanjutan dan mewujudkan pembangunan SDM berbasis iptek," kata Nikolas dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 8 April 2021.

    Dalam proyek di lahan seluas 888 hektare ini, AMKA dipercaya sebagai mitra infrastruktur pembangunan proyek bernama 'Bukit Algoritma'. Untuk tahap awal pembangunan, selama tiga tahun nilai total proyek diperkirakan bakal menghabiskan satu miliar euro.

    Dana sebesar itu digunakan untuk peningkatan kualitas ekonomi 4.0, peningkatan pendidikan dan penciptaan pusat riset dan development untuk menampung ide anak bangsa terbaik, serta meningkatkan sektor pariwisata yang ada di kawasan tersebut.

    Ia menambahkan, upaya ini akan mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional. Menurut dia, optimalisasi bonus demografi Indonesia menjelang 2045 serta partisipasi dalam upaya mitigasi jebakan negara menengah (middle income trap).

    "Ini dapat ditempuh melalui peningkatan daya saing, produktivitas inovasi dan penguatan SDM. Sebab itu, AMKA berkomitmen mengambil peran dan andil yang besar dalam rencana proyek Pengembangan KEK Sukabumi ini," ungkapnya.

    Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya KSO Budiman Sudjatmiko menyebutkan, Bukit Algoritma diharapkan dapat menjadi pusat riset dan pengembangan sumber daya manusia di masa depan. Apalagi sudah banyak anak bangsa yang telah menorehkan prestasi dan menciptakan inovasi di kancah global.

    "Kelak, kawasan ini akan menjadi salah satu pusat untuk pengembangan inovasi dan teknologi tahap lanjut, seperti misal kecerdasan buatan, robotik, drone (pesawat nirawak), hingga panel surya untuk energi yang bersih dan ramah lingkungan," jelas Budiman.
     
    "Sebab itu, ini merupakan mimpi jangka panjang. Untuk tahap pertama selama tiga tahun, AMKA menjadi mitra kepercayaan untuk membangun infrastruktur, termasuk akses jalan raya, fasilitas air bersih, pembangkit listrik, gedung konvensi, dan fasilitas?fasilitas lainnya," lanjutnya.

    Business Development Advisor AMKA Oki Fahreza menambahkan, pembangunan kawasan inovasi teknologi 4.0 Sukabumi sangat strategis karena memiliki infrastruktur pendukung. Mulai dari jalan tol, pelabuhan, bandara, hingga kereta api Sukabumi.

    "Karena itu, kami akan melakukan best effort dan best practice, serta bergandengan tangan dengan pihak?pihak yang berkepentingan agar proyek yang dipercayakan pada AMKA ini bisa dilaksanakan dengan lancar," pungkas dia.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id