Kemendag Lepas Ekspor Kopi Senilai USD1,2 Juta ke Mesir

    Suci Sedya Utami - 15 September 2021 13:42 WIB
    Kemendag Lepas Ekspor Kopi Senilai USD1,2 Juta ke Mesir
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id



    Jakarta: Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Didi Sumedi melepas kontainer ekspor kopi ke Mesir.

    Ekspor kopi hasil kerja sama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dengan petani lokal ini berhasil menorehkan potensi transaksi sebesar USD1,2 juta. Pengiriman perdana sebanyak 100 ton kopi. Selanjutnya, setiap bulan hingga akhir tahun akan dikirim masing-masing 200 ton.

     



    Jenis kopi yang diekspor yaitu kopi robusta yang tumbuh di wilayah Lampung dan Sumatra Selatan dengan cita rasa yang unik yang dipengaruhi cara pengolahan dan kekhasan iklim daerah.

    "Ekspor kopi ke Mesir ini merupakan kolaborasi PPI dengan para petani lokal sebagai penyedia komoditas ekspor. Kemendag terus mendorong kolaborasi dan sinergi antara petani, eksportir, dan pemerintah agar dapat terus ditingkatkan sehingga para petani lokal mendapat pangsa pasar yang lebih luas dan kinerja ekspor nonmigas, khususnya produk pertanian dan perkebunan semakin meningkat," kata Didi dalam keterangan resmi, Rabu, 15 September 2021.

    Selain itu, kerja sama dan kolaborasi dengan buyer menjadi kunci keberhasilan. Didi mengapresiasi langkah-langkah progresif yang diambil oleh pelaku usaha nasional, termasuk oleh PPI untuk menggenjot ekspor nasional.

    Sementara itu, Direktur Utama PPI Nina Sulistyowati mengatakan ekspor kopi ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, mengekspos potensi komoditas Indonesia untuk memenuhi permintaan kopi di luar negeri.

    "Rencananya, importir tersebut akan meningkatkan permintaan untuk kopi dari Indonesia sebanyak 6.000 ton tahun depan," terang Nina.

    Nina menambahkan, ekspor kopi ke Mesir ini merupakan lanjutan dari ekspor kopi yang sudah dimulai pada 2018, hingga pada awal 2020, dan sempat terhenti karena pandemi covid-19. PPI berkomitmen terus meningkatkan potensi ekspor dari beragam komoditas di Indonesia ke mancanegara.

    Sementar itu Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf mengatakan Indonesia menjadi peringkat pertama pengekspor kopi di Mesir dengan persentase 54 persen,

    "Indonesia juga berpeluang besar mengembangkan potensi ekspor ke Mesir dengan produk pertanian lainnya, seperti rempah-rempah berupa pala, lengkuas, kayu manis, kapulaga, serta potensi perikanan dan hasil laut," ujar Lutfi.

    Pada periode Januari-Juli 2021, ekspor kopi Indonesia tercatat senilai USD400,96 juta dengan pangsa pasar terbesar ke Amerika Serikat (24 persen), Mesir (11 persen), Jepang (sembilan persen), Malaysia (tujuh persen), dan Italia (enam persen). Pada 2020, Indonesia tercatat sebagai pengekspor kopi dunia ke-9, di bawah Brasil, Swiss, Jerman, Kolombia, Vietnam, Italia, Prancis, dan Honduras.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id