Resi Gudang Rumput Laut Makin Bergairah

    Ade Hapsari Lestarini - 06 Juli 2020 14:52 WIB
    Resi Gudang Rumput Laut Makin Bergairah
    Direktur Utama Kliring Berjangka Indonesia Fajar Wibhiyadi. Foto: dok KBI.



    Jakarta: Bisnis resi gudang komoditas rumput laut mulai menunjukkan gairahnya. Instrumen yang merupakan dokumen bukti kepemilikan barang yang disimpan di suatu gudang yang diterbitkan oleh pengelola gudang ini, kini mulai dikerjasamakan dari pemilik resi gudang dengan korporasi lain.

    Hal tersebut dilakukan oleh PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) melalui anak usahanya yaitu PT Kliring Perdagangan Berjangka Indonesia (KPBI) dengan PT Asia Sejahtera Mina Tbk. Kedua korporasi ini melakukan kerja sama tentang Pembelian dan Penjualan Kembali (Repo) Resi Gudang.

     



    Dalam kerja sama ini, KPBI melakukan pembelian atas resi gudang dari komoditas rumput laut yang dimiliki oleh PT Asia Sejahtera Mina Tbk, dengan ketentuan akan dilakukan pembelian kembali dalam jangka waktu tertentu.

    Kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Utama KPBI Yose Skundarisa dan Direktur Keuangan PT Asia Sejahtera Mina Tbk Agnes Kristina. Dalam kerja sama ini, KPBI menyepakati tentang plafon maksimal pembelian dan penjualan kembali sebesar Rp4 miliar atas resi gudang rumput laut yang dimiliki Asia Sejahtera Mina.

    "Kerja sama yang dilakukan anak usaha KBI kali ini, tentu harus dilihat dari kacamata yang lebih besar, yaitu dalam upaya untuk meningkatkan ekosistem bisnis dalam sistem resi gudang. Kerja sama ini ada di sektor hilir dari sistem resi gudang. Anak usaha KBI melakukan pembelian dan penjualan kembali dengan pemilik resi gudang," jelas Direktur Utama Kliring Berjangka Indonesia Fajar Wibhiyadi dalam keterangan tertulisnya, Senin, 6 Juli 2020.

    Dia berharap pihaknya akan menyerap sektor hulu dari sistem resi gudang yaitu para nelayan rumput laut, serta menjadi daya tarik pemilik komoditas lain untuk tergerak menempatkan komoditasnya ke dalam sistem resi gudang. Menurut dia bagi nelayan rumput laut, sistem resi gudang merupakan solusi untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka, karena stabilitas harga akan terjaga.

    Kliring Perdagangan Berjangka Indonesia merupakan anak usaha dari Kliring Berjangka Indonesia. Salah satu jenis usahanya adalah menjalankan usaha yang berkaitan dengan pengembangan jasa kliring dan/atau penjaminan transaksi pasar fisik komoditas dan resi gudang.

    "Ke depan, kami akan terus mendorong anak usaha untuk membuka aliansi dan kerja sama dengan berbagai pihak terkait Repo resi gudang. Tidak hanya di komoditas rumput laut, tapi juga di komoditas-komoditas lain. Kita lihat pertumbuhan resi gudang di Indonesia cukup baik, dan mekanisme Repo ini bisa dimanfaatkan oleh para pemilik resi gudang untuk mendapatkan pendaanaan atas resi gudang yang mereka miliki," tambah dia.

    Selain itu, pihaknya sebagai induk usaha akan terus mendorong kinerja anak usaha, sehingga mampu menjadi salah satu mesin pertumbuhan yang mendukung lini bisnis utama di induk usaha, yaitu di sektor perdagangan berjangka komoditi, pasar fisik, serta sistem resi gudang.

    Terkait resi gudang rumput laut, data dari Kliring Berjangka Indonesia yang berperan sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang menyebutkan selama 2020 (Januari-Mei), tercatat penerbitan empat resi gudang dengan volume 438.450 kilogram (kg) senilai Rp192 juta. Sedangkan di 2019, jumlah resi gudang yang terbut sebanyak 24 dengan volume 1.515.340 kg senilai Rp10.867.755.

    "Jumlah resi gudang rumput laut, ke depan kami proyeksikan akan terus tumbuh. Selain potensi besar rumput laut yang ada di Indonesia, masyarakat juga sudah mulai memahami manfaat dari Sistem Resi Gudang ini. Dan kami bersama pemangku kepentingan lain di sektor ini, terus melakukan sosialisasi terkait pemanfaatan resi gudang ini kepada masyarakat," pungkasnya.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id