Pandemi Tak Halangi Ekspor Indonesia ke UEA

    Ilham wibowo - 05 Mei 2020 21:44 WIB
    Pandemi Tak Halangi Ekspor Indonesia ke UEA
    Mendag Agus Suparmanto. Foto : MI/Susanto.
    Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengapresiasi kinerja para eksportir nasional yang terus memacu ekspornya kendati di tengah masa sulit pandemi covid-19. Hal tersebut ditunjukkan PT Saribhakti Bumi Agri dan PT Monde Mahkota Biskuit yang melakukan ekspor ke Uni Emirat Arab (UEA).

    “Masa pandemi covid-19 tidak menutup peluang ekspor produk Indonesia ke UEA. Beberapa eksportir Tanah Air sudah berhasil menangkap peluang ini," ungkap  Agus melalui keterangan resmi, Selasa, 5 Mei 2020.

    Pada kesempatan ini, PT Saribhakti Bumi Agri memasok tiga ton buah dan sayur segar, seperti jambu merah, jambu kristal, buah naga, lemon kuning, semangka, ubi murasaki, dan ubi cilembu, ke UEA.

    Importirnya adalah Elite Agro LLC, perusahaan tersebut berbasis di Abu Dhabi yang ditunjuk oleh pemerintah UEA untuk mengimpor makanan dari Indonesia melalui jalur penerbangan khusus.

    Sementara itu, PT Monde Mahkota Biskuit juga berhasil memasok 5.000 karton biskuit Wafer Nissin dengan total volume sebesar 24,5 ton ke Elite Agro LLC. Nilai keselurahan ekspor kedua perusahaan ini mencapai USD75 ribu.

    “Hal ini merupakan bukti kuat bahwa Kementerian Perdagangan terus mencari peluang pasar ekspor di tengah kondisi sulit seperti sekarang. covid-19 yang melanda dunia ini, tentu perlu disiasati dengan penguatan gizi dan imunitas masyarakatnya. Buah-buahan dan sayuran adalah salah satu yang bisa meningkatkan gizi dan imun masyarakat. Karena itu permintaan buah dan sayur serta makanan olahan asal Indonesia banyak diminati di pasar dunia khususnya UEA,” papar Agus.

    Pada 28 April 2020, Pemerintah UEA mengirimkan satu unit penerbangan khusus Etihad Airways berkapasitas kargo 40 ton ke Jakarta. Pesawat tersebut digunakan untuk mengangkut pembelian bahan makanan dari Indonesia, setelah sebelumnya digunakan mengirim bantuan peralatan medis UEA untuk penanganan covid-19 di Indonesia.

    Plt. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kasan menambahkan pihak Kemendag akan terus mendorong eksportir tanah air supaya jeli menangkap peluang pasar dan memanfaatkan kerja sama dengan Atase Perdagangan atau Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) di negara akreditasi.  

    Di samping itu, Kemendag juga akan secara berkelanjutan mengupayakan peningkatan daya saing produk Indonesia. Langkah yang ditempuh  dengan melakukan pendekatan secara government to government kepada pemerintah UEA.

    (SAW)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id