Sudah Daftar Banpres Produktif tapi Ditolak, Mengapa?

    Sri Yanti Nainggolan - 07 September 2020 20:20 WIB
    Sudah Daftar Banpres Produktif tapi Ditolak, Mengapa?
    Ilustrasi pelaku usaha UMKM. Foto: dok MI/Palce Amalo.
    Jakarta: Ada beberapa alasan yang membuat calon pendaftar bantuan presiden (banpres) produktif ditolak.

    Kepala Bidang UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo membeberkan ada tiga hal mengapa hal tersebut ditolak.

    "Alasan pendaftar ada yang ditolak karena adalah NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang salah, double NIK, sedang dalam Kredit Usaha Rakyat (KUR), atau pembiayaan lainnya," kata dia, dalam pesan singkatnya, Senin, 7 September 2020.

    Saat ini jumlah penerima banpres produktif di DKI Jakarta yang sudah diusulkan untuk tahap satu sebanyak 41.776. Kemudian tahap dua sebanyak 64.337, jadi totalnya 106.113.

    "Tahap pertama diusulkan pada 15 Juli 2020 dan tahap kedua pada 28 Agustus 2020," tambah dia.

    Namun demikian, dari jumlah totak penerima banpers produktif tersebut, pihak Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) akan melakukan cleansing sesuai persyaratan yang sudah ditentukan.

    "Penyalurannya lewat BRI dan BNI. Pendataan lagi terus berjalan. Teman-teman media kalau ada teman atau warga di sekitar lingkungan bisa dibantu daftar," ujarnya.

    Dia mengatakan data pelaku usaha mikro dari mana merupakan kumpulan dari beberapa sumber, yakni dari Suku Dinas (Sudin), asosiasi, komunitas, dan perorangan.

    Nantinya dana yang disalurkan dari Kemenkop UKM langsung ke bank. Oleh karena itu, pendaftaran masih akan dibuka sampai 12 September 2020.

    Dia menambahkan formulir pengisian calon penerima bantuan usaha produktif usaha mikro bisa melalui link ini Bit.ly/Datacalonpenerimabansos.

    "Serta formulir pendaftaran UKM binaan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta bisa masuk ke alamat ini https://jakpreneur.jakarta.go.id/," pungkasnya.

    (AHL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id