BUMN Siapkan Tahapan Pemulihan Kegiatan usai Lebaran

    Eko Nordiansyah - 17 Mei 2020 16:28 WIB
    BUMN Siapkan Tahapan Pemulihan Kegiatan usai Lebaran
    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Foto : MI/Ramdani.
    Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyiapkan tahapan pemulihan kegiatan bagi BUMN. Pembukaan kegiatan yang dilakukan secara bertahap ini akan dimulai dengan fase satu pada 25 Mei atau setelah hari raya Lebaran.

    Dilansir Medcom.id, Minggu, 17 Mei 2020, pada fase satu BUMN akan memulai pembukaan layanan cabang secara terbatas dan pengaturan jam masuk bagi pabrik/pengolahan/pembangkit/hotel dengan sistem shifting dan pembatasan karyawan masuk.

    Pada fase ini mal belum diperbolehkan buka. Selain itu ada batasan kapasitas dan dilarang berkumpul. Meskipun begitu, sektor kesehatan akan secara penuh beroperasi sesuai kapasitas sistem kesehatan.

    BUMN diharuskan merilis protokol perlindungan, tracking kondisi karyawan, dan penanganan karyawan terdampak. Bagi karyawan yang berusia di bawah 45 tahun akan masuk, sementara work from home bagi yang di atas 45 tahun sesuai batasan operasi.

    Kemudian fase dua pada 1 Juni, sektor jasa retail seperti mal, toko ritel, restoran ritel dalam mal diperbolehkan buka dengan batasan jumlah pengunjung dan jam buka, serta protokol kesehatan secara ketat.

    Sedangkan untuk sektor industri dan jasa tetap sesuai fase satu, namun diperbolehkan berkumpul di area outdoor sesuai batasan jarak aman dua meter dan kapasitas area maksimum 20 orang. Adapula pengaturan flow arus orang masuk/keluar untuk menghindari penumpukan orang.

    Untuk fase tiga pada 8 Juni, sektor jasa wisata diizinkan untuk buka dengan menggunakan online ticketing, layanan dalam lawasan minimal kontal fisik, batasan jumlah pengunjung, dan penerapan social distancing, masker, serta tidak berkerumun.

    Pada fase ini sektor jasa pendidikan seperti universitas dan training center juga mulai dibuka. Namun diwajibkan untuk melakukan pengaturan jumlah siswa dan jam masuk menggunakan sistem shifting sesuai jarak aman dan kapasitas ruang.

    Di fase empat pada 29 Juni akan dilakukan pembukaan kegiatan ekonomi untuk seluruh sektor sesuai kondisi pada fase tiga dengan tambahan evaluasi untuk pembambahan kapasitas operasi menuju normal dengan protokol kesehatan ketat dan memenuhi kriteria penyebaran pandemi di masing-masing daerah serta kejadian suspect korona dalam area.

    Selain itu, pembukaan bertahap restoran, kafe, fasilitas kesehatan, pembukaan tempat ibadah, perjalanan dinas sesuai prioritas dan urgensi, serta kegiatan outdoor namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat.

    Terakhir fase lima di 13 dan 20 Juli akan dilakukan evaluasi fase empat untuk seluruh sektor dan pembukaan tempat atau kegiatan ekonomi lainnya menuju skala normal. Lalu, awal Agustus operasi seluruh sektor secara normal dengan tetap mempertahankan protokol kesehatan dan kebersihan yang ketat.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id