comscore

Ini Rentetan Dampak Pelarangan Ekspor Batu Bara

Annisa ayu artanti - 02 Januari 2022 10:57 WIB
Ini Rentetan Dampak Pelarangan Ekspor Batu Bara
Ilustrasi aktivitas di pertambangan batu bara - - Foto: dok AFP
Jakarta: Pelarangan ekspor batu bara bagi perusahaan pemegang PKP2B, IUP Operasi Produksi, IUPK Operasi Produksi, dan IUPK sebagai kelanjutan operasi/kontrak, serta perusahaan pemegang izin pengangkutan dan penjualan batu bara akan berdampak signifikan terhadap industri pertambangan batu bara.

"Kami sampaikan larangan ekspor yang berlaku secara umum dan meluas ini akan memiliki dampak signifikan terhadap industri pertambangan batubara secara umum dan aktivitas ekspor batu bara secara khusus yang mana saat ini sedang digalakkan oleh Pemerintah sebagai salah penghasil devisa utama bagi negara," kata Ketua Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia-Indonesian Coal Mining Association (APBI-ICMA) Pandu Sjahrir dalam keterangan tertulis, Minggu, 2 Januari 2022.

 



Berikut delapan dampak larangan ekspor batu bara:
  1. Volume produksi batu bara nasional akan terganggu sebesar 38-40 juta MT per bulan.
  2. Pemerintah akan kehilangan devisa hasil ekspor batu bara sebesar kurang lebih USD3 miliar per bulan.
  3. Pemerintah akan kehilangan pendapatan pajak dan nonpajak (royalti) sehingga berdampak kepada penerimaan pemerintah daerah.
  4. Arus kas produsen batu bara akan terganggu karena tidak dapat menjual batubara ekspor.
  5. Kapal-kapal tujuan ekspor akan terkena biaya tambahan oleh perusahaan pelayaran terhadap penambahan waktu pemakaian (demurrage) sekitar USD20 ribu-USD40 ribu per hari per kapal).
  6. Deklarasi force majeure secara masif dari produsen batu bara karena tidak dapat mengirimkan batu bara kepada pembeli luar negeri yang sudah berkontrak sehingga akan banyak sengketa.
  7. Pemberlakuan larangan ekspor secara umum akibat ketidakpatuhan dari beberapa perusahaan akan merugikan perusahaan yang patuh.
  8. Pelarangan ekspor akan menciptakan ketidakpastian usaha sehingga berpotensi menurunkan minat investasi di sektor pertambangan mineral dan batu bara.

"Kapal-kapal yang sedang berlayar ke perairan Indonesia juga akan mengalami kondisi ketidakpastian dan hal ini berakibat pada reputasi dan kehandalan Indonesia selama ini sebagai pemasok batu bara dunia," terangnya. 

Adapun pelarangan ekspor tersebut sehubungan dengan surat direktur utama PT PLN (Persero) perihal krisis pasokan batu bara untuk PLTU PLN dan Independent Power Producer (IPP).
 
PLN menyebut persediaan batu bara pada PLTU Grup PLN dan IPP saat ini kritis sehingga mengganggu operasional PLTU yang berdampak pada sistem kelistrikan nasional.

(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id