Menteri Trenggono Genjot Produktivitas Rumput Laut di NTT

    Nia Deviyana - 30 November 2021 20:51 WIB
    Menteri Trenggono Genjot Produktivitas Rumput Laut di NTT
    Rumput Laut. Foto : Medcom.id.



    Kupang: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggenjot produktivitas rumput laut di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk kebutuhan pasar domestik maupun ekspor. Salah satu langkahnya, dengan memberikan pendampingan dan penyuluhan kepada masyarakat terkait produksi rumput laut menggunakan sistem kultur jaringan.

    "Pemerintah akan bantu dari sisi (cara) produksi rumput lautnya," ujar Menteri Trenggono saat mengunjungi salah satu unit pengolahan rumput laut di Kupang, PT Rote Karagenan Nusantara, Selasa, 30 November 2021.

     



    Dalam kunjungan tersebut, Trenggono menyerap aspirasi pelaku usaha rumput laut tentang terbatasnya bahan baku yang dapat diperoleh. Padahal, permintaan dari stakeholder yang berasal dari luar negeri cukup besar.

    Melihat potensi tersebut, Trenggono menyakini bahwa meningkatnya produktivitas rumput laut dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan pembudidaya komoditas ini.

    Menteri Trenggono juga berharap penyerapan tenaga kerja lokal dari kegiatan budi daya maupun usaha rumput di NTT juga meningkat.

    Di samping itu, dia juga meminta pelaku usaha ikut memberikan bimbingan ke pembudidaya agar kualitas rumput laut yang dihasilkan lebih tinggi. Serta pelaku usaha tidak keberatan membeli rumput laut basah dari para pembudidaya untuk membantu peningkatan ekonomi masyarakat.

    "Masyarakat harus dilibatkan, jika membeli produk basah dari masyarakat, hasilnya akan langsung dirasakan. Masyarakat sekitar jadi sejahtera dan maju. Tidak perlu kirim jauh dari luar juga," katanya.

    Rumput laut merupakan komoditas budi daya yang akan digenjot produktivitasnya karena termasuk dalam program terobosan KKP periode 2021-2024, bersama dengan udang, lobster dan kepiting. Rumput laut selama ini juga termasuk komoditas unggulan ekspor, di mana sepanjang Januari hingga September 2021, nilai ekspornya mencapai USD236 juta.

    "Kami dukung penuh dan siap untuk bergerak bersama KKP untuk meningkatkan produktivitas rumput laut," pungkasnya.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id