comscore

Erick Thohir: Swasembada Gula Konsumsi Harus Dilakukan dan Dijalankan

Antara - 18 Agustus 2021 08:48 WIB
Erick Thohir: Swasembada Gula Konsumsi Harus Dilakukan dan Dijalankan
Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO: dok MI
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menekankan swasembada gula konsumsi harus dilakukan dan dijalankan kendati menghadapi banyak tantangan. Harapannya bisa berdampak positif terhadap para petani dan masyarakat secara umum di masa-masa yang akan datang.

"Peta jalan sudah dipaparkan, bagaimana swasembada gula konsumsi harus kita lakukan ke depan. Ini banyak tantangan dan pasti banyak yang tidak suka, tetapi Lillahi Ta'ala kita harus jalankan," ujar Erick Thohir, dalam peluncuran brand produk nasional Nusakita secara daring, di Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 18 Agustus 2021.
Pembentukan holding pabrik gula Sugar Company atau SugarCo sesuai dengan target yang diarahkan oleh Presiden RI Joko Widodo, bahwa harus kembali dengan tulang punggung PTPN. Tentunya dengan tidak meninggalkan teman-teman swasta, tapi sudah seyogyanya Indonesia 5-6 tahun ke depan bukan lagi negara yang mengimpor gula konsumsi.

"Swasembada menjadi bagian kenapa ratas terakhir yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, para menteri koordinator, Menteri Keuangan, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, dan Menteri Pertanian, kita mendapatkan dukungan penuh. Tidak mungkin transformasi ini SugarCo tanpa dukungan dari kementerian lain," kata Erick.

Ia menegaskan bahwa dirinya bukan anti-impor, tidak anti-swasta, tetapi aturan main atau rule of the game-nya harus sama-sama diperbaiki. "Kita harus pastikan Indonesia seperti negara dulu lagi menjadi kekuatan gula. Tidak hanya tadi, hanya menjadi market-market saja yang sangat menyulitkan untuk kita semua," ujar Erick.

Indonesia saat ini dalam kondisi sulit akibat pandemi covid-19 yang menghantam seluruh negara di dunia. Dengan demikian kalau Indonesia ingin lepas dari kesulitan tersebut maka ekspor harus ditingkatkan dan impor dikurangi.

"Kita harus meningkatkan ekspor dan mengurangi impor, kalau tidak mau negara kita sulit. Salah satunya bagaimana gula menjadi tulang punggung yang penting ke depannya," kata Erick Thohir.

Sebelumnya PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN III menargetkan swasembada gula konsumsi dengan memproduksi dua juta ton gula pada 2025. Direktur Utama PTPN III Mohammad Abdul Ghani menjelaskan perseroan memiliki luas area kebun tebu mencapai 420 ribu hektare.

Strategi swasembada gula konsumsi nasional akan dilakukan dengan membentuk holding pabrik gula bernama Sugar Company atau SugarCo. Menurutnya, pembentukan holding pabrik gula memerlukan dana sebanyak Rp20 triliun.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id