Kemenaker Sebut Pentingnya Peran Pemda dalam Memperkuat BLK

    Gervin Nathaniel Purba - 03 Mei 2021 20:08 WIB
    Kemenaker Sebut Pentingnya Peran Pemda dalam Memperkuat BLK
    Dirjen Binalatvoktas Kemenaker Budi Hartawan bersama Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy (kanan). (Foto: Dok. Kemenaker)



    Lombok Timur: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terus berupaya mengimplementasikan program transformasi Balai Latihan Kerja (BLK) untuk meningkatkan kualitas pelatihan vokasi. Transformasi BLK tersebut dilakukan dengan memperkuat peran BLK sebagai pusat pengembangan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja.

    Penguatan peran BLK tersebut bertujuan untuk menghasilkan SDM Indonesia yang dapat bersaing di tingkat nasional dan internasional. Dalam memperkuat peran BLK, Kemenaker perlu dukungan dari pemerintah daerah (pemda). Dalam hal ini, Pemda Lombok Timur.






    "Kesuksesan program transformasi BLK membutuhkan dukungan seluruh pihak. Termasuk pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pelatihan sangatlah penting," kata Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalatvoktas) Kemenaker Budi Hartawan, pada acara Penandatanganan Nota Kesepakatan Kerja Bersama dan Penyerahan Lahan Hibah di BLK Lombok Timur, NTB, dikutip keterangan tertulis, Senin, 3 Mei 2021.

    Budi menyatakan, dukungan pemda penting dalam penyediaan anggaran, sehingga dapat mendorong masyarakat ikut program pelatihan, serta meyakinkan industri akan pentingnya kemitraan dengan BLK atau LPK.

    "Dukungan industri sebagai mitra pelaksana pelatihan dapat memberi masukan atas kebutuhan keterampilan di industri dalam menciptakan link and match antara pelatihan dengan kebutuhan industri," kata Budi.

    Adapun, nota kesepahaman yang ditandatangani kali ini mencakup sinkronisasi program pelatihan dan pendampingan kelompok masyarakat dalam meningkatkan keterampilan masyarakat Lombok Timur, pemberdayaan kelompok masyarakat pasca pelatihan, serta kerja sama pertukaran data informasi dapat menjadi pionir bagi balai latihan vokasi di Indonesia.

    "Kami sangat yakin dengan model kerja sama ini, komitmen dan dukungan pemda semakin besar untuk pengembangan SDM Indonesia," kata Budi.

    Dalam kerjasama ini, BLK Lombok Timur dan Pemda Lombok Timur akan memberikan pelatihan bagi masyarakat 10 desa di Lombok Timur. Paket pelatihan tersebut terdiri dari dua paket kejuruan barista, empat paket kejuruan commercial pastry, dan empat paket kejuruan commercial cookery.

    Pada kesempatan ini, Kemnaker juga menerima lahan hibah seluas 3,5 hektare dari Pemda Lombok Timur yang akan digunakan untuk perluasan pengembangan kejuruan pertanian, perikanan, dan peternakan di BLK Lombok Timur.

    "Dengan perluasan ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelatihan BLK Lombok Timur dan jadi tempat pelatihan vokasi terbaik di Nusa Tenggara Barat dan Lombok Timur," ujar Budi.

    Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy, menambahkan, jika dalam satu tahun bisa mencetak 2.540 tenaga kerja terampil, maka Lombok Timur dapat menghasilkan devisa yang luar biasa.

    "Karena tenaga-tenaga terampil itu akan mengirimkan hasil jerih payah mereka bekerja di luar negeri atau di mana saja bekerja," ujar Sukiman.

    Sukiman mengapresiasi peran Kemenaker yang sudah memfasilitasi masyarakat Lombok Timur untuk dididik di BLK agar terampil sesuai dengan bidang kejuruannya.





    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id