Pertamina Bagikan Tabungan Pencairan Ganti Rugi Kebakaran Kilang Balongan

    Suci Sedya Utami - 30 April 2021 17:44 WIB
    Pertamina Bagikan Tabungan Pencairan Ganti Rugi Kebakaran Kilang Balongan
    Ilustrasi dana ganti rugi warga terdampak insiden kebakaran Kilang Balongan - - Foto: dok Shutterstock



    Indramayu: PT Pertamina (Persero) mulai membagikan buku tabungan sebagai ganti rugi atau biaya perbaikan atas kerusakan bangunan dan properti warga yang disebabkan oleh insiden kebakaran Kilang Balongan.

    Bertempat di kantor Kecamatan Balongan, Pertamina bekerja sama dengan Bank BRI membagikan ganti rugi tersebut kepada warga dari desa Kesambi dan Desa Wismajati.






    Pada tahap awal akan dibagikan Buku Tabungan kepada 429 pemilik rumah dan properti dari Desa Kesambi dan Desa Wismajati, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu. Angka tersebut merupakan hasil verifikasi bertahap atas pendataan kerusakan bangunan dan properti warga yang telah  dinyatakan layak dan lengkap.

    Setelah menerima buka tabungan, warga akan menandatangani dokumen berita acara untuk melengkapi penyaluran dana. Dana bakal ditransfer setelah dokumen lengkap, dan diperkirakan selambatnya Senin depan sudah masuk ke rekening masing-masing warga.

    Cara ini ditempuh untuk mempercepat proses dan memudahkan warga menerima uang perbaikan mengingat total ada sebanyak 3.074 warga yang akan menerima pembayaran biaya perbaikan.

    Unit Manajer Communication Relation & CSR Kilang Pertamina Balongan, Cecep Supriyatna menegaskan besaran biaya yang dibayarkan merupakan hasil dari verifikasi tim gabungan teknis dari PUPR dan Kimrung Kabupaten Indramayu.

    "Biaya yang diberikan tidak hanya menghitung biaya perbaikan kerusakan, namun juga sudah menghitung biaya tukang untuk memperbaiki," kata Cecep dalam keterangan resmi, Jumat, 30 April 2021.

    Sementara itu, Camat Balongan Udi Mashudi mengatakan dalam menghitung nominal ganti kerugian akibat insiden Tangki Kilang Balongan ini, tim verifikator telah berpedoman dari harga nilai yang telah dikeluarkan oleh Bupati Indramayu.

    "Jadi dalam menilai ganti rugi ini semua harus melalui peraturan atau petunjuk, karena yang harus dibayarkan ini adalah uang negara,” tutur Udi.

    Muskim, 50, Warga terdampak dari Blok Wisma Jati Desa Sukaurip mensyukuri nilai nominal yang diberikan. Meskipun sebagian masyarakatnya masih ada yang belum menyetujui, namun baginya nilai ganti rugi yang diterima cukup untuk memperbaiki bagian rumah yang mengalami kerusakan.

    “Kami memahami para warga yang terdampak sudah ingin segera memperbaiki rumah, karenanya kami upayakan secepat dan setepat mungkin untuk segera merealisasikan penyaluran biayanya. Untuk itu, kami mengharapkan kerja sama semua warga terdampak agar proses penyaluran biaya perbaikan ini dapat berjalan dengan lancar," pungkas Cecep.

    Tahapan pembagian buku tabungan selanjutnya akan dilaksanakan minggu depan dan ditargetkan semua warga terdampak sudah menerima buku tabungan.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id