Buruan! Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 hanya Dibuka sampai Kuota Terpenuhi

    Eko Nordiansyah - 24 Februari 2021 09:56 WIB
    Buruan! Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 hanya Dibuka sampai Kuota Terpenuhi
    Ilustrasi kartu prakerja. Foto: Dok. Setkab



    Jakarta: Pemerintah resmi membuka pendaftaran program kartu prakerja untuk gelombang 12 mulai kemarin. Namun, pendaftaran akan ditutup apabila kuota peserta sebanyak 600 ribu orang sudah terpenuhi.

    "Kami terus memantau hari per hari, begitu kuota terisi langsung kami tutup," kata Head of Communication Manajemen Pelaksana Program (PMO) kartu prakerja Louisa Tuhatu kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 24 Februari 2021.






    Louisa menyebut, minat masyarakat untuk mendaftarkan diri dalam program kartu prakerja cukup tinggi. Bahkan ada beberapa calon peserta yang mengalami kesulitan dalam proses mengunggah KTP sebagai salah satu syarat pendaftaran di website resmi kartu prakerja.

    Meski begitu, ia menegaskan bahwa seleksi peserta kartu prakerja tidak berdasarkan siapa yang lebih dahulu mendaftar. Artinya peserta dipilih secara acak setelah penutupan proses pendaftaran, sehingga masyarakat tak perlu khawatir apabila mengalami kesulitan.

    "Proses randomisasi baru dilakukan setelah penutupan gelombang. Jadi kalau ada kesulitan mengunggah KTP silahkan dicoba lagi nanti agak malam atau besok hingga 26 Februari," ungkapnya kemarin.

    Pada tahap awal ini, pemerintah membuka kuota untuk 600 ribu orang dari total 2,7 juta peserta hingga semester I 2021. Persyaratan untuk menerima kartu prakerja masih sama, yaitu Warga Negara Indonesia (WNI), usia 18 tahun ke atas dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

    Program ini ditujukan kepada pencari kerja, penganggur, pekerja dan wirausaha. Pemerintah juga mengajak para pekerja yang dirumahkan atau kehilangan pekerjaan, dan para Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang terdampak pandemi covid-19.

    Sementara insentif yang diterima oleh peserta kartu prakerja juga masih sama terdiri dari Rp1 juta bantuan pelatihan, insentif pasca pelatihan Rp600 ribu per bulan selama empat bulan dengan total Rp2,4 juta, serta insentif pasca survei masing-masing Rp50 ribu senilai Rp150 ribu.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id