Temui Menkop Teten, Shopee Sebut Pedagang Lokal dan UMKM Capai 97%

    Ade Hapsari Lestarini - 20 Februari 2021 09:39 WIB
    Temui Menkop Teten, Shopee Sebut Pedagang Lokal dan UMKM Capai 97%
    Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto: Medcom.id.


    Jakarta: Manajemen e-commerce Shopee menjelaskan kepada Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki bahwa produk pedagang lokal dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masih mendominasi penjualan di Shopee sebesar 97 persen. Sedangkan produk yang berasal dari luar negeri alias cross border hanya tiga persen.

    Hal ini menanggapi ramainya pembicaraan di linimasa Twitter tentang tagar #SellerAsingBunuhUMKM, konon ada salah satu penjual berasal dari Tiongkok dengan nama Mr Hu, yang menjual berbagai produk kebutuhan rumah tangga dengan harga yang murah. Hal tersebut dianggap akan menjatuhkan peluang UMKM untuk kembali bangkit.


    Saat berdiskusi dengan Menkop UKM, Shopee Indonesia memastikan komitmennya untuk berdampingan dengan pemerintah dalam rangka mendukung UMKM dan mendorong produk lokal guna memajukan perekonomian Indonesia.

    Head of Public Policy and Government Relations Shopee Indonesia Radityo Triatmojo mengatakan seluruh transaksi melalui cross border sudah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku termasuk komponen pajak dan Kepabeanan. Serta bisa dipastikan harga yang diberikan tidak lebih murah dibandingkan dengan produk UMKM lokal.

    Baca: Begini Cara Pemerintah Melindungi UMKM dari Serbuan Produk Asing

    "Shopee berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan serta keberlangsungan bisnis para pelaku UMKM di Indonesia dengan memberikan sorotan khusus melalui inisiatif dan inovasi yang dihadirkan sejak awal Shopee berdiri," ujar Radityo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 20 Februari 2021.

    Dia menegaskan Shopee mendukung program pemerintah Indonesia mentransformasi UMKM ke ranah digital dengan memberikan edukasi.

    "Kami telah menghadirkan rangkaian program edukasi dan pendampingan bersama dengan beberapa kementerian dan lembaga pemerintahan melalui Kampus Shopee, serta memasarkan produk UMKM melalui kanal khusus produk lokal Kreasi Nusantara," kata Radityo.

    Dia menjelaskan selain program edukasi dan pendampingan guna mendukung dan menjaga keberlangsungan bisnis UMKM yang telah dicanangkan, salah satu program inovatif yang menjadi sorotan adalah Program Ekspor Shopee "Dari Lokal untuk Global" yang telah diimplementasikan dari 2019 dan terus berkembang hingga sekarang.

    "Program ekspor Shopee ini berhasil mencatat peningkatan transaksi harian hingga enam kali lipat dalam kurun waktu setengah tahun (Juni 2020-Januari 2021)," jelasnya.

    Di sisi lain, Menkop Teten mengatakan Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong transformasi UKM go global.

    "Untuk mendorong ekspor Kementerian Koperasi dan UKM bersama-sama Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan berbagai asosiasi mencanangkan program 500 ribu eksportir baru pada 2030," ujar Teten.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id