Didominasi Usia Muda, Peserta Kartu Prakerja Diklaim Tepat Sasaran

    Eko Nordiansyah - 14 Oktober 2020 18:27 WIB
    Didominasi Usia Muda, Peserta Kartu Prakerja Diklaim Tepat Sasaran
    Ilustrasi kartu prakerja. Foto: Medcom.id
    Jakarta: Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja mengeklaim peserta yang menerima program kartu prakerja sudah tepat sasaran. Para peserta penerima kartu prakerja didominasi oleh usia muda, yaitu antara 18-35 tahun sebanyak 79 persen.

    Direktur Eksekutif PMO Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan para peserta dari usia muda ini dinilai masih memiliki kontribusi cukup panjang terhadap ekonomi. Artinya program kartu prakerja sangat membantu bagi mereka yang membutuhkan.

    "Yang di atas 35 tahun ke atas itu kalau enggak salah ada dua persen. Mayoritas anak muda, menganggur, pendapatan relatif rendah," kata dia dalam video conference di Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2020.

    Ia menambahkan, sebanyak 81 persen dari peserta penerima kartu prakerja merupakan pekerja di sektor informal. Rata-rata pendapatan para peserta ini sekitar Rp1,3 juta per bulan, dengan 79 persen di antaranya memiliki tanggungan.

    "Pendapatan mereka rata-rata hanya Rp1,3 juta. Sehingga Rp600 ribu (per bulan selama empat bulan) itu membantu. Kemudian 79 persen punya tanggungan jadi tidak semuanya single. Artinya apa? Supaya dia membantu juga keluarganya," ungkap dia.

    Survei kepada 1,2 juta peserta kartu prakerja ini juga menyebutkan, 73 persen peserta sebelumnya belum pernah mendapatkan pelatihan. Sedangkan lebih dari 85 persen peserta mengaku mengalami peningkatan kompetensi baik skilling, reskilling, dan upskilling.

    Untuk rating pelatihan dalam kartu prakerja mendapatkan 4,8 dari 5, dengan rata-rata pelatihan yang dibeli peserta adalah Rp259,7 ribu. Sebanyak 92 persen peserta mengaku akan melampirkan sertifikat kartu prakerja untuk mendaftar pekerjaan.

    "Bagaimana dengan insentifnya? Jadi untuk membeli bahan pokok. Ini program kartu prakerja, insentif itu digunakan untuk membeli bahan makanan, kemudian untuk bayar listrik, kemudian untuk usaha permanen," pungkasnya. 

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id