Konstruksi 3 Anjungan Lepas Pantai Blok Mahakam Mulai Digarap

    Suci Sedya Utami - 30 Juli 2020 15:12 WIB
    Konstruksi 3 Anjungan Lepas Pantai Blok Mahakam Mulai Digarap
    Ilustrasi kilang minyak. Foto: Antara/Novi Abdi
    Jakarta: PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) selaku operator di Wilayah Kerja atau Blok Mahakam mulai merealisasikan investasi USD105 juta meski di tengah covid-19. Realisasi investasi tersebut ditandai dengan dimulainya konstruksi tiga anjungan lepas pantai untuk Lapangan Sisi Nubi dan South Mahakam yang akan dikerjakan selama 18 bulan.

    Kegiatan konstruksi tersebut mulai dilakukan melalui penandatanganan kontrak Engineering, Procurement, Supply, Construction and Commissioning (EPSCC) dengan PT Meindo Elang Indah (MEI). Direktur Utama PHM Danar Dodjoadhi berharap produksi migas dari proyek ini akan mampu menopang 20 persen produksi Blok Mahakam pada 2024.

    "Pada saat produksi puncak, kontribusi dari ketiga anjungan ini diharapkan akan mencapai 120 MMSCFD (juta standar kaki kubik per hari),” kata Danar dalam keterangan resminya, Kamis, 30 Juli 2020.

    Sementara itu Direktur Utama PHI Chalid Said Salim menyampaikan apresiasinya karena pemenang kontrak ini adalah perusahaan dalam negeri. Hal ini penting untuk meningkatkan kapasitas perusahaan nasional agar memiliki kemampuan tidak hanya di kancah nasional namun juga global.

    Sementara itu, Plt Pengendalian Pengadaan SKK Migas Sulistya Hastuti Wahyu menyambut baik realisasi proyek di tengah masa pandemi covid-19. Kegiatan ini sekaligus merealisasi satu bagian yang harus dilakukan SKK Migas dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk mendukung pencapaian target produksi satu juta barel pada 2030.

    Ia bilang SKK Migas mendorong agar dalam pelaksanaan kontrak ini menggunakan tenaga kerja dan bahan baku dalam negeri sehingga kandungan lokal dapat melebihi target yang diharapkan. Pertamina berkomitmen untuk menggunakan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 51,2 persen dalam proyek ini.

    Proyek ini juga diharapkan dapat memberikan efek berganda kepada penyedia jasa dan tenaga kerja lokal di lokasi pekerjaan yaitu Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Pada saat pekerjaan puncak, proyek ini akan menyerap 900 hingga 1.000 tenaga kerja.

    "Kami juga memberikan apresiasi kepada PHM yang dapat melaksanakan proses tender ini secara tepat waktu, yaitu selama 88 hari," kata Sulistya.

    Apresiasi juga diberikan SKK Migas kepada PHM karena mampu menghasilkan potensi efisiensi dari tender tersebut sebesar USD17,6 juta terhadap owner estimate yang diusulkan kepada SKK Migas pada saat persetujuan rencana tender.

    "Semoga dalam pelaksanaannya nanti kegiatan dapat direalisasi sesuai rencana sehingga potensi penghematan itu menjadi nyata," tambah Sulistya.

    Lebih lanjut dirinya menambahkan walaupun saat ini sedang pandemi, SKK Migas berharap PHM dan pelaksana kontrak tetap berupaya agar pelaksanaan kontrak berjalan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati dan tidak terjadi keterlambatan pekerjaan.

    "Namun tentunya kami tetap meminta agar pelaksanaan kegiatan berpedoman pada protokol kesehatan, karena masalah kesehatan dan keselamatan kerja merupakan hal utama yang tidak bisa ditawar di sektor hulu migas," jelas dia.

    Ketiga anjungan yang akan dibangun itu adalah Jumelai yang akan dipasang di Lapangan South Mahakam, serta North Sisi dan North Nubi untuk Lapangan Sisi Nubi. Proyek yang dinamai JSN ini diharapkan selesai pada kuartal IV-2021.

    Dalam proyek JSN ini, PHM juga membuat berbagai upaya efisiensi dari sisi desain sehingga anjungan yang dibangun lebih ringan 66 persen, disesuaikan dengan kapasitas cadangan gas yang ada. Gas yang diproduksi dari proyek JSN ini akan disalurkan ke kilang pengolahan PT Pertamina Refinery Unit (RU) 5 di Balikpapan.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id