Kunjungan Restoran di Depok dan Tangerang Tinggi Imbas PSBB Jakarta

    Annisa ayu artanti - 24 September 2020 20:18 WIB
    Kunjungan Restoran di Depok dan Tangerang Tinggi Imbas PSBB Jakarta
    Ilustrasi - - Foto: Antara/ Aditya Pradana Putra
    Jakarta: Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II di Jakarta membawa berkah bagi restoran di daerah penyangga seperti Depok, Tangerang, dan Tangerang Selatan.

    VP Industry and Regional Research Bank Mandiri Dendi Ramdani mengatakan angka kunjungan restoran di Tangerang Selatan naik hingga mencapai 59 persen setelah PSBB kembali diberlakukan.

    "Hal yang menarik adalah kunjungan ke restoran ke daerah sekitar Depok, Tangerang, dan Tangerang Selatan dalam satu minggu setelah PSBB II justru meningkat," kata Dendi dalam paparan economy outlook secara virtual, Kamis, 24 September 2020.

    Sebaliknya angka kunjungan restoran di DKI Jakarta mengalami penurunan. Semula, sebelum diterapkan PSBB kedua di Jakarta angka kunjungan ke restoran sudah mencapai 53 persen dari situasi normal. Namun pada saat pengetatan PSBB, angka kunjungannya anjlok hingga 19 persen.

    "Kami menemukan PSBB II menekan angka kunjungan ke restoran di DKI Jakarta hingga menjadi 19 persen dari angka kunjungan normal," sebutnya.


    Di sisi lain, dampak pandemi covid-19 dan kebijakan PSBB juga dirasakan oleh UMKM di Indonesia. Mandiri Institute melakukan survei terhadap 320 usaha UMKM di Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, dan Bali.

    Dari survei tersebut ditemukan bahwa sebanyak 66 persen dari UMKM membatasi operasional usahanya. Sementara 28 persen dari UMKM telah menjalankan aktivitas bisnis secara normal, baik produksi dan penjualan.

    Angka tersebut masih di bawah persentase usaha yang beroperasi normal ketika PSBB, yaitu sebesar 50 persen. Terbatasnya modal usaha dan kekhawatiran mengenai prospek usaha kedepan menjadi alasan utama UMKM membatasi aktivitas operasional.


    "UMKM masih mempertimbangkan kembali untuk beroperasi secara normal akibat turunnya daya beli masyarakat dan kekhawatiran prospek ekonomi ke depan," tutupnya. 

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id