Sampah Plastik TPST Bantar Gebang Siap Digunakan Industri Semen

    Ilham wibowo - 01 Oktober 2020 15:03 WIB
    Sampah Plastik TPST Bantar Gebang Siap Digunakan Industri Semen
    Sampah di TPST Bantar Gebang akan diproses menjadi sebagai bahan bakar pengganti batu bara pada industri semen. Foto: Antara/Fakhry Hermansyah.
    Jakarta: PT Unilever Indonesia Tbk berkolaborasi dalam mengelola sampah plastik di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. Sampah tersebut akan diproses menjadi material yang dapat digunakan kembali sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara pada industri semen.

    Director of Supply Chain Unilever Indonesia Rizki Raksanugraha menyadari permasalahan sampah plastik merupakan isu yang membutuhkan perhatian dan kerja sama lintas sektor. Pengelolaan yang baik akan mempertahankan nilai ekonomi sampah plastik tersebut.

    "Kami juga percaya bahwa sampah plastik jika dikelola dengan baik akan bisa menjadi sumber daya yang berguna. Upaya kolaborasi ini menjadi sangat penting untuk tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga memberikan manfaat secara ekonomi," kata Rizki melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 1 Oktober 2020.

    Kolaborasi tersebut dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dan PT Solusi Bangun Indonesia, Tbk (SBI).  Diharapkan dukungan bisa bertambah untuk kegiatan penambangan sampah atau landfill mining pada zona tidak aktif TPST Bantar Gebang yang akan mencapai kapasitas maksimumnya dalam beberapa tahun mendatang.

    "Kolaborasi kami bersama DLH DKI Jakarta dan PT SBI merupakan perwujudan dari komitmen collect and process ini. Di tengah fakta bahwa jumlah timbulan sampah plastik nasional pada 2020 telah mencapai sekitar 10 juta ton per tahun, kami ingin mendukung terciptanya tempat pengelolaan sampah berteknologi ramah lingkungan agar timbunan sampah dapat diproses dengan baik dan akhirnya memiliki daya guna yang berkelanjutan," papar Rizki.

    Pilot project untuk penambangan sampah untuk menjadi refuse derived fuel (RDF) di TPST Bantar Gebang telah dimulai sejak tahun lalu.  Sumber sampah yang digunakan berasal dari Zona IV yang berusia lebih dari 10 tahun. Proyek ini diperkirakan akan menghasilkan RDF sekitar 1.000 ton per bulan dengan 80-90 persen terdiri dari sampah plastik.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id