Generasi Milenial Jadi Kunci Kesuksesan Ekonomi Digital RI

    Husen Miftahudin - 02 Oktober 2020 13:00 WIB
    Generasi Milenial Jadi Kunci Kesuksesan Ekonomi Digital RI
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
    Jakarta: Anggota Komisi I DPR Hillary Brigitta Lasut mendorong generasi milenial untuk bisa beradaptasi dan mampu memanfaatkan peluang bisnis melalui platform digital di tengah pandemi covid-19. Sebab, generasi milenial merupakan kunci kesuksesan bisnis melalui ekonomi digital di Indonesia.

    "Bonus demografi yang terjadi pada 2024 membuat generasi ini yang menjadi pemegang kendali selanjutnya," ujar Hillary, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Jumat, 2 Oktober 2020.

    Menurut Hillary pemerintah telah menyiapkan Road Making Indonesia 4.0 sebagai strategi dalam mencapai target menjadi 10 besar kekuatan ekonomi dunia pada 2030. Ia percaya banyaknya jumlah penduduk yang didukung dengan perkembangan infrastruktur dan sumber daya manusia menjadi modal yang kuat.

    "Keberadaan unicorn-unicorn karya anak bangsa menunjukan bahwa Indonesia sudah cocok mengembangkan industri 4.0," tegasnya.

    Tetapi, menurutnya, tetap ada beberapa tantangan kesiapan infrastruktur penunjang seperti fisik, kelembagaan, regulasi, dan kesiapan human capital. Para milenial juga harus mampu beradaptasi mengikuti perkembangan ekosistem digital.

    Hillary mengakui, saat ini sudah banyak generasi milenial yang memiliki minat atau ketertarikan untuk terjun ke dunia bisnis melalui platform digital. Terlebih para generasi milenial adalah generasi yang hampir lebih dari 90 persen menguasai dan memahami teknologi.

    Namun, kata dia, pemerintah juga perlu untuk ikut andil dalam mendorong ekonomi digital. Di antaranya mendukung usaha mikro dan menengah dengan membuat platform e-commerce dan program e-smart untuk industri kecil dan menengah agar dapat menembus pasar ekspor melalui platform digital.

    Kemajuan teknologi memberikan banyak kemudahan dan menjadi peluang untuk berbisnis, mengembangkan usaha, bahkan bisa terlibat dalam perkembangan ekonomi suatu bangsa atau negara.

    Hillary menyebut bahwa tidak hanya platform digital yang bisa dimanfaatkan untuk berbisnis atau berjualan. Sosial media seperti Instagram, Facebook dan Twitter juga bisa dijadikan sebagai ladang usaha.

    "Sosial media saat ini pun sudah dijadikan sebagai sarana transaksi digital dalam bisnis jual beli. Sosial media ini sudah dijadikan suatu media yang krusial dalam melakukan transaksi bisnis atau bahkan melakukan promosi barang dan memberikan endorsement suatu produk dan lain sebagainya," jelas dia.

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rosarita Niken Widiastuti mengajak generasi milenial untuk menggunakan ruang digital. Hal ini untuk membangun perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di berbagai bidang sesuai dengan keinginan kaum muda di masa pandemi covid-19.

    Kominfo juga menyatakan akan segera membangun berbagai infrastruktur jaringan telekomunikasi yang berkualitas. Termasuk di wilayah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T) sehingga masyarakat di sana berpeluang mengikuti program produktif.

    "Kominfo selalu bantu akses internet, seperti yang dilakukan pada Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara yang diberikan 100 titik akses internet," pungkasnya. 

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id