Transaksi Belanja Online Nasional Diramal Lampaui Rp11,6 Triliun

    Antara - 05 Mei 2021 13:46 WIB
    Transaksi Belanja <i>Online</i> Nasional Diramal Lampaui Rp11,6 Triliun
    Ilustrasi transaksi belanja online - - Foto: Medcom



    Jakarta: Pemerintah memproyeksikan transaksi belanja online pada Hari Bangga Buatan Indonesia (BBI) melampaui Rp11,6 triliun. Pasalnya, perhelatan belanja online nasional tahun ini digelar lebih panjang yakni selama sembilan hari.

    "Berkaca dari pelaksanaan Hari BBI pada 11-12 Desember 2020, yang mampu mencatatkan nilai transaksi sebanyak Rp11,6 triliun, maka pemerintah memproyeksikan Hari BBI kali ini, setidaknya menyamai catatan transaksi pada Hari BBI 11-12 Desember 2020 silam. Apalagi pelaksanaan program hari BBI tahun ini akan lebih panjang waktunya dibandingkan Hari BBI tahun lalu," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan kepada Antara di Jakarta, Rabu, 5 Mei 2021.

     



    Oke menjelaskan dari hasil koordinasi Kementerian Perdagangan dengan kementerian/lembaga terkait serta beberapa platform e-commerce, disepakati mengubah program Hari Belanja Online Nasional 2021 menjadi Hari Bangga Buatan Indonesia (Hari BBI 2021).

    Menurut Oke, awalnya pemerintah ingin memberikan subsidi berupa gratis ongkos kirim untuk Hari BBI 2021. Namun sejumlah platform e-commerce telah mencanangkan program gratis ongkir tersebut untuk menyambut Hari Raya Idulfitri di tengah kebijakan peniadaan mudik.

    Dengan begitu, pemerintah dan pelaku usaha saling mendukung dan berbagi tugas dalam menjalankan peran masing-masing untuk mendorong konsumsi atau belanja produk dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

    "Pemerintah mengambil peran dengan berkampanye melalui berbagai media, sedangkan pelaku usaha menyediakan berbagai bentuk penawaran menarik seperti bebas ongkir dan program-program promosi belanja, untuk menarik minat belanja masyarakat," ungkap Oke.

    Oke menambahkan program tersebut menjadi penting dilakukan karena Indonesia berada di tengah pandemi sekaligus sedang berupaya membangkitkan perekonomian dari dampak pandemi. Belanja online pun menjadi salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk mendukung kedua hal di atas.

    Apalagi kontribusi konsumsi dalam negeri terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sangat signifikan mencapai hampir 60 persen dari PDB Indonesia (Data BPS).

    "Di dalamnya, termasuk sektor perdagangan, dan gratis ongkir tentunya akan membantu mendorong peningkatan pergerakan ekonomi nasional khususnya sektor perdagangan," pungkas dia.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id