BKN, Taspen, dan Bank Mantap Perkuat Sinergi ke Pensiunan PNS

    Ade Hapsari Lestarini - 28 Oktober 2020 20:21 WIB
    BKN, Taspen, dan Bank Mantap Perkuat Sinergi ke Pensiunan PNS
    Direktur Bank Mantap Iwan Soeroto. Foto: dok Bank Mantap.
    Palembang: Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Taspen dan Bank Mandiri Taspen (Mantap) memperkuat sinergi terkait layanan kepada purnabakti Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta melakukan evaluasi kinerja 2019 dan memperkuat layanan di 2021.

    Sinergi tersebut dilakukan dalam rapat koordinasi (rakor) yang dihadiri oleh Kepala BKN Bima Haria Wibisana, Kepala Kanreg VII BKN Margi Prayitno, Direktur Bank Mantap Iwan Soeroto, dan Kepala Cabang Palembang PT Taspen Kartiman Selamet. Rakor ini merupakan bentuk sinergi tiga pilar untuk memberikan layanan yang mudah, cepat, dan akurat kepada para pensiunan PNS.

    Direktur Bank Mantap Iwan Soeroto mengatakan bahwa proses saat ini Bank Mantap selalu memperbaiki kualitas layanan dalam hal perbankan yaitu dari mitra bayar gaji, transaksi melalui e-channel, serta platform digital hingga pelatihan-pelatihan wirausaha kepada pensiunan sehingga mereka tetap dapat produktif pada masa pensiun.

    "Dalam rapat koordinasi BKN Regional VII yang membawahi wilayah Provinsi Sumatra Selatan, Provinsi Jambi, Provinsi Bangka Belitung dan Provinsi Bengkulu dari pihak Bank Mantap pun kami hadirkan Kepala Cabang dari wilayah-wilayah tersebut sehingga kami langsung dapat mengevaluasi dan memperbaiki terkait kinerja serta kualitas layanan Bank Mantap," ujar Iwan, dalam keterangan resminya, Rabu, 28 Oktober 2020.

    Bank Mantap merupakan bentuk sinergi untuk negeri dari dua BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero) yang sebelumnya bernama Bank Sinar Harapan Bali dan secara resmi berganti nama menjadi Bank Mandiri Taspen per 23 Desember 2017 seiring keluarnya izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk penggunaan nama baru tersebut.

    Sampai akhir September 2020 total aset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp32,61 triliun atau tumbuh sekitar 32,1 persen. Sedangkan posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp25,67 triliun atau tumbuh sampai dengan 36,4 persen, serta untuk penyaluran kredit berkisar Rp24,18 triliun atau meningkat sampai 26,5 persen.

    Sementara khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp22,81 triliun dengan persentase tumbuh 28,3 persen. Sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar Rp325,3 miliar atau naik sampai dengan 6,4 persen dari periode tahun sebelumnya. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 426 jaringan yang tersebar di 34 provinsi.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id