comscore

Optimalisasi Digital Buat Daya Tahan UMKM Lebih Baik saat Pandemi Covid-19

Angga Bratadharma - 21 Juni 2022 14:27 WIB
Optimalisasi Digital Buat Daya Tahan UMKM Lebih Baik saat Pandemi Covid-19
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Jakarta: Kementerian Koperasi dan UKM RI mengungkapkan, berdasarkan data internal sebanyak 80 persen dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terhubung ke dalam ekosistem digital memiliki daya tahan lebih baik selama masa pandemi. Diharapkan semakin banyak UMKM yang memanfaatkan digitalisasi dalam bisnisnya.

"Bahkan, 59 persen yang tinggal di wilayah suburban sudah masuk ekosistem digital. Hal ini membuktikan bahwa penetrasi penggunaan digital telah memasuki berbagai daerah," kata Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM RI Christina Agustin, Selasa, 21 Juni 2022.

Menurutnya, transformasi digital UMKM yang semakin berkembang ini yang mampu menjadi potensi besar di Asia Tenggara. Diharapkan semua pihak terkait bisa turut mendukung UMKM memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan daya saing dan nantinya membantu UMKM bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
"Saya mengajak agar kita semua mendampingi UMKM Indonesia dalam upaya melahirkan wirausaha tangguh serta membuat program UMKM buatan dalam negeri yang mampu memasuki pasar global," tukasnya.

Untungnya kesadaran pelaku usaha untuk menggunakan solusi digital mulai terus meningkat. Data survey Youtap menunjukkan tujuh dari 10 pelaku usaha menilai pentingnya penerimaan pembayaran QRIS dan penggunaan aplikasi POS untuk perkembangan usaha.

Adapun perkembangan UMKM kekinian dapat ditinjau lewat pertumbuhan fleksibilitas jenis usaha UMKM yang beragam hingga kemampuan mereka dalam beradaptasi dengan cepat mengikuti perkembangan digitalisasi yang ada.

Kunci utama perwujudan transformasi UMKM

CEO Youtap Herman Suharto menambahkan kunci utama perwujudan transformasi UMKM menuju UMKM kekinian membutuhkan pendekatan berbasis ekosistem lewat sinergi dan kolaborasi dari seluruh stakeholder, baik sektor pemerintah, pemegang kebijakan, maupun sektor privat.

"Youtap Indonesia sebagai teman usaha siap mendukung lahirnya UMKM masa depan yang diinisiasi Kementerian Koperasi dan UKM lewat berbagai inovasi dan teknologi yang kami hadirkan, sehingga target digitalisasi 30 juta UMKM di 2024 dapat terwujud," tuturnya.

Berdasarkan data internal Youtap, pandemi covid-19 yang terjadi dua tahun terakhir menyebabkan 68 persen pelaku usaha mengalami kesulitan dan kemunduran yang disebabkan oleh sepinya pembeli hingga kesulitan mendapatkan stok barang. Memasuki masa pemulihan pandemi, kondisi UMKM nyatanya belum pulih sepenuhnya.


Meski demikian, ada potensi besar, teknologi menjadi hal yang paling membantu UMKM untuk berkembang. "Kehadiran teknologi diharapkan akan melahirkan lebih banyak UMKM kekinian yang siap beradaptasi dengan cepat mengikuti perkembangan digitalisasi yang ada," pungkas Herman.


(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id