comscore

UMKM Terus Didorong Rambah Pasar Global

Eko Nordiansyah - 30 Desember 2021 19:28 WIB
UMKM Terus Didorong Rambah Pasar Global
Ilustrasi. Foto: dok. LPEI
Jakarta: Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bisa menjadi eksportir. Salah satunya dengan memberikan pelatihan ekspor kepada pelaku usaha berorientasi ekspor sehingga diharapkan bisa memahami proses ekspor secara komprehensif.

Kepala Divisi Jasa Konsultasi LPEI, R. Gerald Setiawan Grisanto menyampaikan, LPEI sejak 2015 telah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada 2.706 pelaku usaha di 15 kota di Indonesia. Terdapat 75 orang pelaku usaha telah berhasil melakukan ekspor perdana setelah mengikuti pelatihan Coaching Program for New Exporters (CPNE).
"Kali ini LPEI bekerja sama dengan KADIN Semarang untuk melakukan pemetaan terhadap pelaku usaha berdasarkan kebutuhan dan hambatan yang selama ini dihadapi. Sehingga modul pelatihan yang disampaikan ini sesuai dengan harapan para peserta CPNE," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 30 Desember 2021.

LPEI sebagai salah satu Special Mission Vehicle (SMV) dari Kementerian Keuangan sebelumnya juga berkolaborasi dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Semarang memberikan pelatihan ekspor kepada 50 orang pelaku usaha berorientasi ekspor di Jawa Tengah yang diselenggarakan pada 16-17 Desember 2021 lalu.

Pelatihan ini dibuka Kepala Divisi Jasa Konsultasi LPEI, Asisten Pemerintahan Bidang Ekonomi Pemerintah Kota Semarang, dan Ketua Kadin Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara. Pelatihan ekspor ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi antar lembaga dan pemerintah daerah untuk meningkatkan peran serta kapabilitas pelaku usaha khususnya UMKM berorientasi ekspor.

CPNE merupakan program pelatihan dan pendampingan yang diberikan oleh LPEI kepada para pelaku UMKM berorientasi ekspor secara berkesinambungan dalam kurun waktu selama satu tahun tanpa dipungut biaya. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kapabilitas pelaku usaha berorientasi ekspor hingga dapat mencetak eksportir baru yang berkualitas.

"Di 2021, LPEI sudah memberikan pelatihan di beberapa kota, antara lain Medan, Surakarta, Denpasar, Kendal, Demak, Manado dan Bandung dengan mayoritas pelaku usaha di sektor makanan dan minuman, craft, furniture, rempah dan komoditi kopi," ungkap Gerald.

Strategi LPEI untuk membantu para pelaku UKM agar naik kelas pada 2022, salah satunya dengan mengedepankan program pengembangan masyarakat berbasis komoditas. Program ini dirancang sebagai solusi bagi para pelaku usaha dan dilaksanakan secara terintegrasi seperti Desa Devisa yang merupakan program pengembangan masyarakat berbasis komoditas.

"LPEI selalu bersinergi dan berkolaborasi antar lembaga maupun pemerintah pusat dan daerah untuk membangun ekosistem ekspor yang terintergrasi guna meningkatkan kapabilitas pelaku usaha dan produk Indonesia berdaya saing tinggi di pasar global. Semoga sinergi yang terjalin semakin kuat menopang laju ekspor Indonesia ke mancanegara," pungkasnya.

(DEV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id