BGR Logistics Siap Terapkan Industri Layanan Logistik Halal

    Medcom - 19 November 2020 22:17 WIB
    BGR Logistics Siap Terapkan Industri Layanan Logistik Halal
    Direktur Utama PT BGR Logistics M. Kuncoro Wibowo. Foto: dok BGR Logistics.
    Jakarta: Ketua PBNU Marsudi Syuhud menjelaskan bahwa suatu produk disebut halal mengacu pada kriteria syariat Islam seperti halal zatnya, halal cara memperolehnya, dan halal cara pengolahannya.

    Pada kriteria halal, cara pengolahannya mensyaratkan adanya proses produk halal yang mencakup rangkaian kegiatan untuk menjamin kehalalan produk seperti penyediaan barang, pengelolaan, penyimpanan, pengemasan, pendistribusian, serta penjualan.

    "Sehingga dalam rangkaian kegiatan ini memerlukan suatu sistem rantai pasok yang menjamin kualitas proses produk halal," tutur Marsudi, dalam keterangan resminya, Kamis, 19 November 2020.

    Pada prinsipnya logistik halal adalah proses penanganan arus bahan atau produk melalui rantai pasokan (supply chain) yang sesuai dengan standar halal. Fokus dari halal berdasar pada pemisahan (segmentation) dan bukan pada deteksi atau kecurigaan semata.

    "Pada posisi ini, logistik halal akan memastikan konsistensi penanganan halal seperti harapan masyarakat muslim dengan mengacu pada UU Nomor 33 Tahun 2014," tambah Marsudi.

    Sejalan dengan ini, Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) Bachder Djohan Buddin mengatakan perseroan juga mendukung halal logistik, mulai dari Lembaga Sertifikasi Produk terakreditasi, Lembaga Inspeksi yang terakreditasi, Laboratorium pengujian halal terakreditasi, memiliki Sucofindo centre for Learning & Development (SCLD), memiliki pusat kajian halal, serta memiliki auditor halal yang tersertifikasi BNSP.

    Menurut Direktur Utama PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics BGR Logistics M. Kuncoro Wibowo, sebagai BUMN penyedia jasa logistik di Indonesia, perseroan berperan memastikan kualitas suatu produk dan ketelusuran produk mulai dari awal sampai dengan akhir diterima konsumen.

    "Proses logistik halal dimulai dari awal bahan baku sampai dengan konsumen. Perusahaan penyedia jasa logistik halal harus memiliki Sistem Jaminan Halal (SJH) untuk menjamin kualitas kehalalannya," jelas Bachder.

    Indonesia dengan besarnya pasar yang ada berusaha membangun Indonesia Intergrated Halal Ecosystem yang tidak lagi berbicara hanya konteks panganmelainkan juga gaya hidup yang didalamnya termasuk halal logistik.

    "Saat ini BGR Logistik sudah melakukannya dan saat ini konsumen di Indonesia dan dunia menginginkan konsumsi kosmetik hingga produk farmasi yang bersertifikasi halal dan bukan hanya produk pangan saja yang bersertifikat halal. Ini yang menjadi dapat tugas Sucofindo nantinya," tambah Pemerhati Logistik dan Industri Halal Sitta Rosdania.

    Kuncoro menyampaikan peran BGR Logistik mulai dari penyimpanan, pengemasan, hingga pendistribusian. Logistik halal harus bisa traceable sehingga mudah dilacak yang salah satunya dilakukan melalui aplikasi Warung Pangan. Nantinya, UMKM akan mendapatkan produk yang terjamin kehalalannya.

    Dia menuturkan logistik halal akan berdasar pada pemisahan (segregation) antara produk halal dengan nonhalal yang dilakukan dengan tujuan agar tidak terjadi kesalahan penanganan barang, menjaga agar tidak saling terkontaminasi, serta memastikan konsistensi penanganan halal logistik sebagaimana harapan para muslim. BGR Logistics pun menggandeng Sucofindo sebagai badan sertifikasi halal logistik di Indonesia.

    Aplikasi Warung Pangan yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN dan Kementerian Koperasi & UKM sejak Agustus 2020 akan mendistribusikan pangan mulai dari hulu (petani, peternak, nelayan, serta produk-produk dari BUMN Klaster Pangan) sampai dengan hilir (UMKM dan konsumen).

    "Dengan memiliki sertifikasi halal, maka akan membuat para UMKM dan Konsumen senang karena proses pengadaan, pengemasan dan pendistribusian dijamin kehalalannya oleh kami," pungkas Kuncoro.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id