Erick Thohir Minta CEO BUMN Harus Bisa Bersaing dengan CEO Global

    Suci Sedya Utami - 07 April 2021 21:21 WIB
    Erick Thohir Minta CEO BUMN Harus Bisa Bersaing dengan CEO Global
    Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Antara/Nova Wahyudi



    Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menekankan bos perusahaan pelat merah harus bisa bersaing dengan bos perusahaan global.

    Menurut Eric, untuk mendorong CEO BUMN yang tidak kalah saing dengan CEO perusahaan ternama dunia, harus dilakukan benchmarking bisnis model.






    "Sekarang sudah era benchmarking, CEO BUMN harus bisa bersaing dengan CEO global," kata Erick di Jakarta, Rabu, 7 April 2021.

    Oleh karenanya, Erick mengatakan pentingnya membangun talent pool atau wadah pengembangan SDM di BUMN. Tujuannya untuk memacu peningkatan kualitas dan kompetensi SDM di BUMN agar bisa beradaptasi dengan perubahan model bisnis di era disrupsi saat ini.

    Kementerian BUMN telah memberikan kesempatan kepada generasi milenial untuk duduk di jajaran direksi dengan target 10 persen dari seluruh direksi BUMN dan target keterwakilan perempuan sebesar 20 persen di jajaran direksi atau komisaris di BUMN.

    "Kepemimpinan muda di BUMN saat ini jumlahnya di direksi empat persen di bawah usia 42 tahun masih sangat sedikit. Kita harap tahun ini lima persen. Kita training bagaimana kepemimpinan agar mereka menjadi pemimpin yang baik," ujar Erick.

    Selain itu, Kementerian BUMN juga memberikan kesempatan bagi kepemimpinan perempuan di perusahaan pelat merah. Tahun ini representasi kepemimpinan perempuan baru sebesar 11 persen. Erick ingin agar di tahun depan bisa mencapai 15 persen dan di 2023 mencapai 20 persen.

    Ia mengatakan salah satu sektor di BUMN yang ia banggakan yakni perbankan. Menurut dirinya, Himbara bukan hanya mampu bersaing dengan perbankan nasional, tetapi juga luar negeri.

    Ia mengatakan Himbara bukan hanya mampu menjalankan penugasan di dalam negeri terutama untuk mendorong pendanaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (BUMN), namun juga mampu menjadi pemain di luar dan menjadi salah satu perbankan terbesar dunia.

    "Ini suatu contoh klaster di BUMN yang kita tantang ke depan harus bersaing dan menjadi global," ujar Erick.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Alexandra Askandar mengatakan pihaknya turut serta menyokong upaya Kementerian BUMN untuk terus mendorong partisipasi generasi milenial dan keterwakilan perempuan di jajaran direksi perusahaan BUMN.

    "Keberagaman ini kekuatan untuk memperkokoh kolaborasi antar BUMN untuk mencetak talenta yang unggul, berkualitas, dan berdaya saing global,” jelas Alexandra

    Program pengembangan SDM yang berkesinambungan, pihaknya menyiapkan program antara lain Leadership Development, Raising Number of Diaspora Talents di jajaran direksi BUMN, dan program BUMN Bisa! (Bersama Bangun Indonesia).

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id