IFG Life Menanti Hasil Restrukturisasi Polis Jiwasraya

    Annisa ayu artanti - 20 Oktober 2020 13:05 WIB
    IFG Life Menanti Hasil Restrukturisasi Polis Jiwasraya
    Gedung Asuransi Jiwasraya. Foto: dok MI/Ramdani.
    Jakarta: IFG Life, perusahaan asuransi yang menjadi penyelamat PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tengah menunggu hasil restrukturisasi pemegang polis untuk dipindahkan menjadi nasabah IFG Life.

    "Saat ini teman-teman di Jiwasraya sedang melakukan restrukturisasi terhadap pemegang polis. Setelah polis-polis ini direstrukturisasi, polis ini akan dipindahkan kepada IFG Life," kata Direktur Utama IFG dalam konferensi pers virtual, Selasa, 20 Oktober 2020.

    Ia menjelaskan, usai perpindahan dilakukan, IFG Life akan memberikan pelayanan terbaik untuk para nasabah eks-Jiwasraya tersebut.

    "Setelah perpindahan dilakukan, maka IFG Life akan memberikan service kepada para pemegang polis yang bersedia direstrukturisasi polis Jiwasraya," sebutnya.

    Manajemen Jiwasraya menyatakan hingga 15 Oktober 2020 terdapat 224 pemegang polis dari kategori korporasi yang sepakat mengikuti program penyematan polis atau restrukturisasi.

    Mengutip Antara, Sekretaris Perusahaan Jiwasraya Kompyang Wibisana mengatakan sejak diumumkan pada Agustus 2020 lalu, jumlah pemegang polis korporasi yang mengikuti program restrukturisasi terus meningkat.

    "Dari 224 korporasi itu terdapat 257  kontrak baru yang sudah menyepakati program penyelamatan polis. Nilai sedang dihitung, berkisar di atas Rp500 miliar," katanya.

    Dalam waktu dekat, pemerintah bersama manajemen baru Jiwasraya juga akan melakukan sosialisasi terkait program penyelamatan polis Jiwasraya kepada pemegang polis tradisional dan bancassurance.

    Sosialisasi atas program tersebut dilakukan karena pada 30 September 2020, posisi likuiditas Jiwasraya berada di angka Rp54,5 triliun dengan aset hanya tinggal Rp16 triliun.

    Atas kondisi tersebut ekuitas Jiwasraya pun berada di posisi negatif yaitu minus Rp38,5 triliun. Sementara untuk utang jatuh tempo Jiwasraya yang belum terbayar hingga kuartal III-2020 telah menyentuh Rp19,4 triliun.

    "Kami berharap agar seluruh pemegang polis memahami kondisi Jiwasraya dan turut serta dalam program penyelamatan polis untuk menghindari potensi kerugian yang lebih besar dari kedua belah pihak," jelasnya. 

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id